Berita Utama

Presiden di Manokwari

Pemerintah Siapkan Rp 510 Milyar untuk Rehabilitasi

Presiden SBY menyerahkan bantuan untuk korban gempa,  Kamis (22/1) siang, di Manokwari, Papua Barat. (foto: cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY menyerahkan bantuan untuk korban gempa, Kamis (22/1) siang, di Manokwari, Papua Barat. (foto: cahyo/presidensby.info)
Manokwari: Pemerintah pusat akan menyiapkan bantuan dana rehabilitasi sebesar Rp. 510 milliyar, pasca tanggap darurat gempa bumi yang menguncang Papua Barat awal Januari 2009 lalu, agar kehidupan masyarakat dapat pulih kembali. Hal ini dikatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada pejabat dan Muspida Papua Barat dan para pengungsi, Kamis (22/1) siang, di kantor bupati Manokwari.

"Bantuan pemerintah pusat ini, tentu nantinya dipadukan dengan kemampuan anggaran daerah dan disusun tahapannya mana yang menjadi prioritas dibangun lebih dahulu dan mana yang dibangun setelah itu. Perhatikan betul agar mereka yang sedang mengungsi segera bisa kembali ke tempatnya untuk beraktifitas kembali, dan fasilitas publik yang memang sangat diperlukan, selebihnya bangun sesuai dengan tahapan, sesuai dengan kemampuan yang ada pada kita," kata SBY. Yang jelas dan terpenting, adalah negara, pemerintah bertanggung jawab untuk melindungi warganya, menyelamatkan jiwa rakyat dan membangun kembali daerah yang terkena bencana, lanjutnya.

kepada para korban dan pengungsi, SBY menyampaikan duka yang dalam atas peristiwa gempa bumi yang menimbulkan korban jiwa dan harta benda. "Saya minta bapak dan ibu, tetap tegar, tabah dan percayalah bahwa kita semua ingin menangani masalah ini dengan sebaik-baiknya dan melakukan pembangunan kembali atas semua yang rusak, terutama rumah-rumah yang rusak milik warga yang ada di pengungsian," kata SBY

Sebelumnya, Presiden SBY menyerahkan bantuan dana tanggap darurat kepada Gubernur Papua Barat Abraham O Atuturi. Sementara Ibu Ani menyerahkan secara simbolis bantuan paket tas sekolah, buku tulis, makanan ringan, susu dan perlengkapan rumah tangga.

Dalam laporannya, Bupati Manokwari Dominggus Mandacan menjelaskan, kerugian akibat gempa mencapai sekitar Rp. 540 millyar terdiri dari kerusakan kantor pemerintah 89 unit, rumah sakit/puskesmas 35 unit, sekolah 113 unit, rumah penduduk 5.574 unit, gereja/pura 173 unit, masjid 27 unit, jembatan 21 unit, jalan rusak 11 ruas, hotel 11 unit. " Ini belum termasuk fasilitas lain, seperti tower, halte, dan tembok pagar perguruan tinggi," kata Dominggus. (win)