Berita Utama

"Bangun Kembali Pura Tirta Empul"

Presiden SBY dan Ibu Ani serta rombongan hari Jumat (23/1) sore meninjau  Pura Tirta Empul di Tapak Siring, Gianyar, Bali, yang rusak akibat tertimpa pohon tanggal 15 Januari lalu. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani serta rombongan hari Jumat (23/1) sore meninjau Pura Tirta Empul di Tapak Siring, Gianyar, Bali, yang rusak akibat tertimpa pohon tanggal 15 Januari lalu. (foto: anung/presidensby.info)
Gianyar: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minta beberapa bangunan Pura Tirta Empul yang rusak akibat tertimpa pohon pinus pada tanggal 15 Januari lalu, segera dibangun kembali dengan kwalitas bangunan yang lebih baik, kuat dan luas. Permintaan ini disampaikan Presiden SBY saat meninjau langsung bangunan yang berada di halaman Istana Tapak Siring, Gianyar, Jumat (23/1) sore.

"Pembangunannya akan saya cek terus, dan minta terus laporan dari Gubernur dan Bupati agar pelaksanaannya tepat waktu, berhubung ada upacara keagamaan yang besar sekitar bulan Oktober. Jadi kita berharap Agustus sudah selesai," lanjut SBY.

SBY mengatakan Istana Tapak Siring ini penuh sejarah, dan dibangun oleh Presiden RI yang pertama Soekarno. Oleh karena itu, lanjut SBY, "negara menggunakan untuk kepentingan yang besar bagi pembangunan nasional dengan berbagai ragam kegiatan dan pertemuan-pertemuan internasional, sidang-sidang kabinet, kegiatan budaya dan sosial maupun kegiatan lain yang berkepentingan dengan kehidupan masyarakat Bali. Jadi perlu dilihat utuh antara istana Tampak Siring dengan Pura Tirta Empul ini," ujar SBY

"Saya termasuk sangat sering berkunjung dan bekerja di tempat ini, termasuk sekali lagi pertemuan dengan kepala-kepala negara sahabat. Tempat ini indah dan bersejarah, tentu Sang Hyang Widi Wasa memberikan berkah untuk ini semua. Oleh karena itu begitu saya mendengar ada kerusakan bangunan karena tertimpa pohon, dan itu semua peristiwa alam, maka kita bertekad untuk segera membangunnya kembali," kata SBY.

"Kemarin sudah dibicarakan di Istana untuk proses pembangunan kembali. Saya sudah mendapatkan penjelasan yang mewakili pekerjaan umum, Gubernur dan Bupati. Mari kita bangun kembali dan benar-benar selesai sebelum Agustus dengan bangunan yang lebih baik, lebih kuat dan luas, mengingat fungsinya tempat acara persiapan ritual di pura sekaligus juga tempat akomodasi bagi satu tugas Paspampres, apabila ada kegiatan presiden ataupun kepala-kepala negara di Istana Tapak Siring ini," jelas SBY. (win)