Berita Utama

Presiden SBY:

"Kita Harus Menjadi Pemain dalam Globalisasi"

Presiden SBY menyampaikan orasi ilmiahnya di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (27/1) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menyampaikan orasi ilmiahnya di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (27/1) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Malang: Indonesia ingin menjadi bangsa yang kuat. "Ekonomi dan kesehahteraan rakyat kita semakin baik. Penguasaan teknologi dan budaya yang semakin baik. Persatuan dan pertahanan yang semakin baik. Dan kita harus menjadi pemain dalam globalisasi di masa sekarang dan masa depan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam orasi ilmiahnya berjudul `Pembangunan Ekonomi Indonesia dalam Era Globalisasi di Abad 21` dalam rangka Dies Natalis ke-46 Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (27/1) siang.

Untuk mencapai cita-cita itu, lanjut SBY, tidaklah mudah. Oleh karena itu, Presiden SBY mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama bekerja membangun bangsa lebih keras lagi. Prioritas pemeritah Indonesia dalam membangun bangsa agar Indonesia dapat menjadi negara yang aman, nyaman dan stabil, antara lain adalah mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan ketahanan energi dan sumber daya alam, menguatkan pemuda bangsa.

Untuk mewujudkannya, Presiden SBY mengharapkan Indonesia melaksanakan pembangunan semesta yang memperhatikan kesinambungan lingkungan. Pembangunan tersebut juga harus disertai dengan gabungan antara sumber daya (resources), pengetahuan serta culture economic development yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Presiden juga berharap pembangunan di Indonesia juga disertai dengan pemerataan APBN dan APBD, serta mengajak seluruh komponen masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan bangsa. Dengan visi yang tepat, manajemen yang efektif serta kerja sama yang kuat, Presiden SBY yakin bangsa Indonesia dapat mewujudkan seluruh cita-cita bangsa tersebut. (mit)