Berita Utama
Selasa, 27 Januari 2009, 18:56:12 WIB
Presiden di Malang
Resmikan Gedung dan Nama UIN Syeh Maulana Malik Ibrahim
Presiden SBY menandatangani prasasti peresmian gedung dan pemberian nama UIN Syeh Maulana Malik Ibrahim, di Malang, Jawa Timur, Selasa (27/1) sore. (foto: cahyo/presidensby.info)
UIN Malang adalah salah satu perguruan tinggi Islam di Indonesia yang berdiri berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2004 tanggal 21 Juni 2004. Sebelum menjadi sebuah universitas Islam, perjalanan panjang telah menghiasi perkembangan perguruan tinggi ini. Berawal dari sebuah Fakultas Tarbiyah yang merupakan fakultas cabang dari IAIN Sunan Ampel Surabaya yang berdiri tahun 1961, kemudian pada tahun 1997 berubah menjadi STAIN.
Universitas Islam ini diharapkan dapat menghasilkan ulama dan cendekiawan muslim yang memiliki basis pengetahuan sains dan teknologi, namun tidak kehilangan jati dirinya sebagai orang alim. ”Sebagai lembaga pendidikan yang berakar pada ajaran Islam, Universitas Islam Negeri Malang jangan meninggalkan peran dalam dakwah. Serta terus sampaikan dakwah yang menyejukkan dan bersumber dari Al-Quran dan Al-Hadits,” kata Presiden SBY dalam sambutannya.
Mendampingi Presiden dalam acara ini, antara lain, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendiknas Bambang Soedibyo, Menkominfo M. Nuh, Mentan Anton Apriyantono, Seskab Sudi Silalahi serta kedua Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng dan Dino Patti Djalal.
Usai memberikan sambutan, Presiden SBY, sambil mengucapkan "Basmallah" dan menekan tombol sirine, meresmikan 17 gedung-gedung baru Universitas Islam Negeri Malang yang dibangun dengan dana sebesar Rp 350 miliar. Dana ini merupakan bantuan dari Islamic Development Bank (IDB) dan secara resmi merubah nama Universitas Islam Negeri Malang menjadi UIN Syeh Maulana Malik Ibrahim.
Nama Syeh Maulana Malik Ibrahim, diberikan oleh Presiden SBY agar menjadi inspirasi bagi kaum intelektual muda muslim untuk meneladani keluhuran ilmu, keulamaan serta perjuangan Maulaa Malik Ibrahim yang dikenal sebagai Sunan Gresik. ”Beliau berjuang menyebarkan Islam yang santun dan damai. Harapan kita semua, smeoga UIN dapat memberikan kontribusi yang besar dalam upayanya membangun dan mewujudkan budaya Islam yang tinggi di tanah air,” jelas Presiden SBY.



