Berita Utama
Jumat, 30 Januari 2009, 15:30:37 WIB
Presiden di Mabes Polri:
"Bila Ingin Membangun Pemerintah Yang Bersih, Maka Seluruh Aparat Harus Bersih"
Presiden SBY menyampaikan sambutan peresmian Program Quick Wins, di Mabes Polri, Jakarta, hari Jumat (30/1) siang. (foto: abror/presidensby.info)
“Dalam reformasi birokrasi ada falsafah, apabila kita punya rumah dan halaman, lebih baik kita bersihkan halaman rumah kita dengan menggunakan sapu. Tapi pilih sapu yang bersih. Bagaimana kita membersihkan kalau pembersihnya kotor? Disapu berkali-kali, terus menerus, tetap saja kotor,” kata Presiden. Presiden SBY berharap seluruh jajaran pemerintahan terus melakukan pembenahan diri agar pada akhirnya terjadi good governance.
Usai meresmikan Program Reformasi Polri, Presiden didampingi Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri meninjau gedung TNCC (Transnational Crime Coordination Center), di mana terdapat gedung Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS), Gedung Transnational Crime Coordination Center (TNCC), Ruang Monitoring Center, Ruang Data Bom Center dan Museum Data Bom. Ketika mengunjungi Gedung INAFIS, Presiden SBY mendapatkan kartu INAFIS, yaitu kartu identitas dimana profil dan sidik jari pemilik kartu tersebut disimpan di dalam database kepolisian.
Tampak hadir dalam acara ini antara lain Menko Polhukam Widodo A.S., Menkeu Plt. Menko Perekonomian Sri Mulyani, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Menkominfo M. Nuh, Jaksa Agung Hendarman Supandji , Panglima TNI Djoko Santoso, Kepala BIN Syamsir Siregar serta Jubir Presiden Andi A. Mallarangeng.(mit)



