Berita Utama
Senin, 23 Februari 2009, 16:00:47 WIB
SBY dan Ibu Ani Tinjau `Aceh Tsunami Museum`
Presiden SBY dan Ibu Ani meninjau Aceh Tsunami Museum usai meresmikan proyek-proyek Provinsi NAD dan penyerahan PNPM Mandiri, di Banda Aceh, hari Senin (23/2) siang. (foto: anung/presidensby.info)
"Museum ini akan menjadi kulminasi kekayaan sejarah tentang dasyatnya tsunami yang kemudian menyatukan dunia dalam upaya membangun kembali kehidupan masyarakat yang sempat porak poranda," ujar Kepala Badan Pelaksana BRR Kuntoro Mangkusubroto dalam sambutannya ketika peresmian 13 proyek infrastruktur NAD.
Menurut Kuntoro, desain arsitektur karya Ridwan Kamil, pemenang sayembara desain bangunan museum, sarat dengan nilai kearifan lokal Aceh. "Rumoh Aceh yang berbentuk panggung berpadu dengan konsep
Usai meninjau museum, Presiden SBY dan Ibu Ani melanjutkan peninjauan ke pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue yang berjarak 5 km dari Lapangan Blang Padang. Pelabuhan ini dibangun Australian Agency for International Development (AusAID) senilai lebih dari 10 juta dollar, menghubungkan ujung barat pulau Sumatera dengan pulau Weh dan Pulo Aceh.
"Dibandingkan tiga tahun yang lalu, peningkatan pelayanan hingga 50 persen berhasil dicapai, dengan kapasitas jumlah penumpang terangkut setiap harinya mencapai 900 orang. Saat ini, pelabuhan tersebut dikelola Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Aceh bersama Pemerintah Kota Banda Aceh, "Kuntoro menjelaskan.
Saat meninjau pelabuhan, Presiden SBY dan Ibu Ani sempat bertemu dan bersalaman dengan beberapa penumpang kapal ferry yang baru saja berlabuh. "Bagaimana perjalanannya, lancar?" Tanya SBY. "Alhamdulillah, lancar Pak," jawab salah seorang penumpang. (osa)



