Berita Utama

Menuju Situ Gintung, Presiden SBY Bonceng Motor Pengawal

Presiden SBY membonceng motor pengawal, ketika terjebak kemacetan saat menuju ke tempat musibah jebolnya tanggul Situ Gintung, Cirendeu, Banten, Jumat (27/3) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY membonceng motor pengawal, ketika terjebak kemacetan saat menuju ke tempat musibah jebolnya tanggul Situ Gintung, Cirendeu, Banten, Jumat (27/3) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Banten: Terjebak kemacetan, tidak menghalangi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk tiba di tempat tujuan secepatnya dan tepat waktu. Hari Jumat (27/3) siang, saat terjebak macet menuju lokasi bencana Situ Gintung, Cirendeu, Provinsi Banten, Presiden SBY memutuskan untuk meninggalkan mobilnya dan membonceng motor pengawal presiden.

Beberapa petugas Paspampres dan anggota rombongan Presiden yang ikut berlari mengikuti SBY, sepertinya tidak terlalu terkejut dengan keputusan cepat yang diambil Presiden SBY itu. Sebelumnya, Presiden SBY juga pernah memutuskan untuk membonceng motor pengawal presiden saat hendak membuka acara F1 di Sentul, Bogor, 12 Februari 2006.

Tiba di lokasi bencana, Presiden SBY langsung berkoordinasi membahas penanganan korban dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Kesra Aburizal Bakrie dan Menkes Siti Fadillah Supari yang sudah berada di lokasi bencana terlebih dahulu. Setelah itu baru Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla meninjau Situ Gintung yang jebol.

Presiden SBY berada di lokasi bencana lebih kurang 30 menit dan mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban bencana. Hingga saat ini, lebih kurang 50 korban dinyatakan meninggal dan puluhan rumah rusak. (osa)