Berita Utama
Sabtu, 28 Maret 2009, 17:49:18 WIB
"BLT Bukan Program Karena Akan Pemilu"
Medan: Program pro rakyat baik itu BLT (Bantuan Langsung Tunai) maupun program pro rakyat lainnya, bukan dilakukan karena mendekati Pemilu 2009. “Program ini suatu kebijakan yang kita sudah olah masak-masak, bagaimana membantu rakyat yang sedang mengalami kesulitan, utamanya pasca kenaikan harga BBM. BLT ini pernah kita jalankan tahun 2005, 2006, kita jalankan lagi tahunn 2008, dan dua bulan untuk tahun 2009," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada wartawan di Hotel Grand Angkasa Medan, Sumatera Utara, hari Sabtu ( 28/3) sore.“Jadi ini bukan program karena mau pemilu legislatif, tapi program yang sudah berjalan selama ini. Beberapa negara lain yang mengalami kesulitan karena krisis ekonomi juga menjalankan program seperti ini , termasuk negara-negara maju. Jadi program ini tidak unik dan khas Indonesia saja,” kata SBY.
“Dan sekarang karena sudah menjadi isu politik, dan saya tahu ada pihak-pihak yang tadinya sangat menentang, sangat mengecam program BLT ini, sekarang tiba-tiba mendukung. Saya berterimah kasih, karena berarti rakyat mendapatkan tekad dari semua untuk betul-betul mendukung program-program yang pro rakyat itu. Saya senang dari siapapun dan tujuan kami juga , dengan harapan yang tulus, yang sungguh-sungguh atas dukungannya itu. Karena jangan ada pemilu, lantas ada posisi-posisi baru yang boleh jadi kalau kita biarkan, bisa membingungkan rakyat. Tapi kesimpulannya, saya senang. Allhamdulillah kalau semua pihak mendukung program pro rakyat termasuk program BLT yang berlangsung dua bulan ini,” tambah SBY.
“Saya berharap juga, resesi tidak berkepanjangan dan ekonomi kita bisa kita jaga, sehingga tidak perlu memberikan BLT yang diluar kepatutannya. Tapi ingat, BLT atau program-program ini kita yakini adalah program yang benar, yang diolah secara masak, dan harapan saya, bisa disukseskan di lapangan,” kata SBY. (win)



