Berita Utama
Sabtu, 4 April 2009, 10:45:08 WIB
Di Surabaya, Presiden 'Ditodong' Buka Konferensi Guru Besar dan Profesor
Surabaya: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Sabtu (4/4) pagi membuka Konferensi Guru Besar dan Profesor Indonesia, di Hotel Shangri-la, Surabaya. Kehadiran Presiden pada acara para guru besar ini sebenarnya tak ada dalam agenda, sehingga terkesan mendadak, tanpa dipersiapkan sebelumnya.Ceritanya, sesaat sebelum Presiden meninggalkan Hotel Shangri-la menuju Bandara Internasional Juanda, Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Suwarno datang dan melaporkan bahwa di lobby hotel sudah menunggu para peserta Konferensi Guru Besar dan Profesor yang ingin bersilaturahim dengan Presiden SBY.
Meski terkesan `ditodong`, tapi Presiden menyanggupi permintaan silaturahmi mendadak tersebut. Dan benar, di lobby hotel, puluhan peserta konferensi sudah berjajar rapi menanti datangnya Presiden SBY. SBY menyalami mereka satu persatu. Belum puas bertemu dan berjabat tangan dengan Presiden SBY, Prof. Sri Edi Swasono, meminta SBY dapat berbicara selama satu atau dua menit di hadapan peserta konferensi. Lagi-lagi Presiden SBY menyanggupi.
Presiden SBY lalu memberikan sambutan singkat di atas panggung musik yang biasa digunakan untuk menghibur tamu hotel. Saat hendak mengakhiri sambutannya, tiba-tiba Sri Edi Swasono kembali 'menodong' dan meminta agar Presiden SBY bersedia membuka secara resmi konferensi tersebut. "Rencananya siapa yang akan membuka konferensi ini," tanya SBY. Memang tidak ada Pak, jawab Sri Edi mantap. Semua tertawa.
"Baiklah kalau begitu. Dengan mengucap Bismillahirrohmannirrohim dan memohon ridho Allah SWT, saya buka pertemuan Guru Besar ini. Semoga membawa berkah." Semua lantas bertepuk tangan. Presiden SBY segera turun dari panggung kecil, dan segera bersiap menuju ke Bandara Juanda untuk terbang ke Yogyakarta. (osa)



