Berita Utama
Rabu, 8 April 2009, 12:06:00 WIB
Lima Arahan Presiden Kepada Para Gubernur
Presiden SBY hari Rabu (8/4) pagi melakukan konferensi video dengan para gubernur di Istana Negara, Rabu (8/4) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
“Pandai-pandailah berkomunikasi dengan pers dan media, bahwa itu bisa terjadi. Yang penting saudara dengan cepat dan tepat berusaha untuk mengatasinya. Saya juga menilai jajaran KPUD, Panwaslu, selama ini menjalankan tugas dengan baik. Peliharalah sinergi, sinkronisasi dan koordinasi dengan semua pejabat dan instansi di daerah tanpa mencampuri kewenangan masing-masing. Semua harus punya tekad untuk mensukseskan Pemilu,” jelas SBY.
Kepada jajaran pemerintah daerah, KPUD, dan Panwaslu, Presiden SBY memberikan lima arahan. Pertama, Presiden SBY meminta agar semua pihak mengambil tanggung jawab penuh. “Kepemimpinan saudara sangat penting dalam mengawal proses pelaksanaan pemilu ini,” kata SBY. Kedua, pada saat kritikal dan ada persoalan di lapangan seperti penghitungan suara, Presiden SBY berharap agar betul-betul dipantau. “Ikut mengawasi. Itu penting,” lanjutnya.
Ketiga, SBY meminta kepada jajaran pemerintahan untuk meyakinkan seluruh rakyat Indonesia bahwa tidak ada pikiran dan niat untuk membuat kecurangan dalam pemilu. “Jadikan ini sebagai kehormatan kita dan mengukir sejarah,” SBY mengingatkan. Keempat, SBY meminta apa yang telah diraih dari aspek keamanan dan ketertiban yang baik dapat dipertahankan. “Tidak ada toleransi kepada mereka yang melakukan kegiatan anarkhis,” tegas SBY.
Kelima, Presiden SBY mengajak seluruh pihak untuk berdoa agar pemilu 2009 dapat berlangsung dengan baik dan semua pihak dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Tujuh gubernur mewakili para gubernur seluruh Indonesia selama lima menit melaporkan kesiapan daerah mereka dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2009 kepada Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla.
Mendampingi Presiden SBY, antara lain, Menko Polhukkam Widodo A.S., Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendagri Mardiyanto, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Panglima TNI Djoko Santoso, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, dan Kepala BIN Samsyir Siregar. (osa)



