Berita Utama
Rabu, 8 April 2009, 12:56:39 WIB
Pepabri Netral pada Pemilu Mendatang
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (8/4), siang, di Kantor Kepresidenan, menerima Dewan Pengurus Pusat Pepabri (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri) yang dipimpin langsung ketuanya, Agum Gumelar. Mereka melaporkan hasil-hasil Raperpus Pepabri yang telah dilaksanakan bulan lalu.Menurut Agum Gumelar, sikap Polri dan TNI pada Pemilu 2009 netral. Demikian pula dengan Pepabri, sebagai institusi, juga netral. ”Dalam Raperpus ini, kami telah menentukan sikap, yaitu Pepabri bertekad dengan segenap jajarannya di seluruh tanah air turut serta berpartisipasi aktif untuk mensukseskan Pemilu,” ujar Agum dalam keterangan pers usai diterima Presiden. Agum didampingi Menhan Juwono Sudarsono.
Dari pandangan kacamata Pepabri, ujar Agum, ada tiga sukses pemilu. Pertama, pemilu berjalan lancar, tertib, aman, dan damai. Kedua, menekan angka golput. ”Untuk sukses satu dan dua ini, Pepabri akan turut berperan sebagai kekuatan moral untuk membantu aparat dalam rangka menciptakan pemilu aman, lancar dan tertib, dan memberikan kesadaran politik kepada masyarakat agar tingkat partisipasinya tinggi,” Agum menjelaskan.
”Sukses Pemilu yang ketiga adalah terpilihnya pemimpin yang menjadi harapan rakyat, dapat melanjutkan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat. Pemimpin yang komitmen utuhnya NKRI, dengan dasar Pancasila dan UUD 45,” Agum menambahkan.
Pepabri juga menekankan kepada seluruh anggotanya, bahwa sebagai institusi Pepabri netral tapi sebagai individu mereka punya hak politik yang sama dengan anggota masyarakat lainnya. ”Dalam menentukan pilihannya nanti, betul-betul bersikap dewasa, betul-betul bersikap rasional tidak emosional,” Agum mengingatkan.
Selain Agum, pengurus Pepabri yang diterima Presiden SBY antara lain, anggota Dewan Pertimbangan Pepabri Banurusman, Zainuddin Sikado, dan Arie Sudewo. (win)



