Berita Utama

Alhamdulillah, Harga Bahan Pokok Stabil

Presiden SBY memimpin rapat membahas stabilisasi harga bahan-bahan pokok, di Kantor Kepresidenan, Selasa (21/4) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY memimpin rapat membahas stabilisasi harga bahan-bahan pokok, di Kantor Kepresidenan, Selasa (21/4) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan rasa syukurnya atas penurunan beberapa harga bahan pokok untuk bulan Maret dan April ini, kata Presiden dalam keterangan persnya, di halaman istana, hari Selasa (21/4) siang, usai memimpin ratas (rapat terbatas) tentang stabilisasi harga.

”Patut kita syukuri bahwa secara umum harga bahan pokok untuk bulan Maret dan April ini menurun, boleh dikatakan deflasi dan bukan inflasi. Tentu keadaan ini sangat menolong saudara-saudara kita dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya ,” ujar SBY didampingi Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani, Mendag Mari Pangestu, Seskab Sudi Silalahi, Dirut Bulog, Kepala BPS dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng.

Menurut Presiden, dalam pertemuan tersebut satu persatu pergerakan harga itu dilihat, dan yang menjadi perhatian utama pemerintah adalah harga beras. Baik itu beras umum maupun beras termurah , dan dua-duanya mengalami penurunan harga. Tetapi alhamdulillah harga ini sesungguhnya masih berada diatas HPP. Dengan demikian baik untuk produsen, dan baik untuk konsumen, sekaligus bisa melindungi petani dalam penghasilannya. Apalagi sebagaimana disampaikan kepala BPS tadi diperkirakan pada bulan April ini nilai tukar petani juga meningkat atau mendapatkan perbaikan, sehingga harga beras sekarang ini dengan penurunan tadi terasa pas yang penting kita jaga stabilitasnya ,” kata SBY.

"Kemudian mengenai harga minyak goreng mengalami kenaikan terbatas, ini disebabkan adanya kenaikan harga pada tingkat global ditambah dengan urusan kurs terutama bulan-bulan lalu. Oleh karena itu untuk melakukan stabilitas harga segera kita memastikan dan akan terus kita galakkan, kemudian pajak ekspor pada saatnya tentu kita berlakukan untuk memastikan bahwa harga minyak dalam negeri itu terjaga. Semuanya kita akan kelola dengan baik bersama-sama dengan dunia usaha sehingga membawa manfaat terutama pada rakyat kita,” ujar SBY

”Harga gula pun mengalami kenaikan tertentu, karena harga dunia memang naik dan ada persoalan kurs dan bukan musim giling tebu. Oleh karena itu kita akan kelola. Yang penting penghasilan petani tebu juga jangan sampai dirugikan. Kita harapkan segalanya jadi pas, meskipun allhamdulillah sekarang ini atau enam hari terakhir rupiah kuat secara signifikan dan ini membawa kebaikan tentunya bersama –sama penguatan saham kita ,” jelas SBY.


Sedang harga daging sapi relatif stabil bahkan sedikit menurun, demikian juga harga daging ayam ras juga mengalami penurunan. ”Semua ini dapat kita simpulkan bahwa harga bahan pokok bulan Maret dan April ini menurun dalam batas menurut saya baik untuk menjaga daya beli masyarakat, untuk melindungi si miskin, tetapi juga tidak mengurangi penghasilan para petani yang harus kita perhatikan dengan baik ,” kata SBY