Berita Utama

"Pendapat Saya Sama, Lakukan Perbaikan"

Presiden SBY memberi penjelasan kepada wartawan di halaman istana,  Selasa (21/4) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY memberi penjelasan kepada wartawan di halaman istana, Selasa (21/4) siang. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Pernyataan beberapa tokoh parpol yang menyatakan bahwa tidak akan ikut pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2009 apabila pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada pemilu legislatif yang baru saja berlangsung tidak diselesaikan, atau akan memboikot pemilu Pilpres kalau urusan DPT tidak dibereskan, menurut Susilo Bambang Yudhoyono, sama dengan apa yang dinginkannya.

”Suara-suara seperti itu juga suara saya. SBY sama berpendapat, selesaikan semua urusan yang timbul akibat pemungutan suara pemilu legislatif baik itu pelanggaran pidana, administrasi, gugatan dan tuntutan, posisi saya sama. Selesaikan! lembaga-lembaga yang berwajib, kepolisian, kejaksaan, MK, MA dengan jajarannya , Bawaslu , Panwaslu laksanakan tugasnya sama pikiran saya,” tegas SBY hari Selasa (21/4) siang.

” Ada yang mengatakan kalau DPT nya tidak beres, tidak akan maju. Saya sudah mengatakan berkali-kali, bahkan minggu lalu saya katakan, tolong yakinkan DPT ini benar. Sakit rasanya kita tidak pernah punya pikiran untuk yang aneh-aneh, dituduh curang, dituduh main-main dengan DPT. Saya punya perasaan yang lebih dari itu. Saya tidak ingin pada saatnya, insya Allah dengan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa dilaksanakan pemilihan presiden, kemudian semua tahu prosesnya benar, tidak ada masalah dengan DPT dan sebagainya, kemudian diakhiri kembali dengan ini curang , ini tidak betul, saya akan mengalami perasaan yang sangat tidak enak. Saya pun ingin kalau kita sudah sepakat oke, ini DPT untuk Pilpres, ini kesiapan KPU, ini kesiapan kita semua, mari kita berkompetisi dengan baik. Kalau tidak saya pun juga tidak ingin,” ujar SBY

Menurut SBY, berkompetisi secara ksatria, sehat dan fair lantas belum-belum hasilnya curang, tidak baik bagi demokrasi hal seperti itu. ”Mari kita memperlihatkan kepada rakyat, sekali kita siap berkompetisi, mari berkompetisi dengan baik, dengan saling hormat menghormati, menjaga kepatutan, menjaga nilai-nilai yang baik dalam demokrasi di negeri kita ini ,” lanjutnya.

” Di depan para menteri minggu lalu saya katakan, tolong yakinkan betul dan sampaikan pada KPU sebelum nanti Pilpres dimulai, semua harus melihat ini DPT nya. Dari situ kita berkompetisi. Saya juga tidak ingin berkompetisi yang nantinya hasilnya tidak benar, curang dan pemerintah intervensi. Itu menyakitkan. Saya kurang percaya teori-teori calon tunggal karena banyak politisi dan tokoh kita yang menurut saya layak berkompetisi. Saya hormati semuanya, dan biarlah semuanya mekar dengan baik untuk pembelajaran pada publik, sehingga rakyat nanti betul-betul akan mendapatkan pemimpin yang dipilih hasil kompetisi yang terbuka, bukan karena calon tunggal, bukan karena cara-cara yang sesungguhnya tidak kita kehendaki dalam pemilu dan perjalanan demokrasi kita,” jelasnya. (win)