Berita Utama

Presiden Membuka Inacraft 2009

Presiden SBY, didampingi Ibu Ani serta Ibu Mufidah JK, Mendag dan Plt Menko Perekonomian membuka Inacraft 2009 di JCC, Rabu  (22/4) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY, didampingi Ibu Ani serta Ibu Mufidah JK, Mendag dan Plt Menko Perekonomian membuka Inacraft 2009 di JCC, Rabu (22/4) pagi. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, meresmikan Jakarta International Handicraft Trade Fair ke-11, Pameran Inacraft 2009, di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, pada Rabu (22/4) pagi. Pada acara ini, Presiden SBY juga meluncurkan gerakan “Aku Cinta Indonesia” dan logo ”100% Cinta Indonesia”.

Pameran Inacraft yang ke-11 ini diselenggarakan atas prakarsa Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) dan berlangsung pada 22 April hingga 28 April 2009. Pameran ini merupakan wujud kerja keras dan kesungguhan pihak penyelenggara dan para perajin, pengusaha, eksportir serta para UKM kelompok kerajinan. Pameran Inacraft merupakan pameran barang kerajinan terbesar dan terlengkap di Indonesia saat ini. Inacraft 2009 diikuti tidak kurang dari 1.700 perusahaan dari seluruh provinsi serta peserta luar negeri.

Menurut Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dari tahun ke tahun penjualan ritel dan kontrak dagang di dalam Pameran Inacraft terus menunjukkan peningkatan. Tahun 2008 berhasil mencapai sekitar Rp 75,5 miliar atau meningkat 17,8 persen dari penjualan tahun 2007. Kontrak dagang dengan pembeli asing selama pameran tahun lalu sebesar 7,1 juta dolar AS, meningkat 10 persen dari tahun sebelumnya. "Tentu hal tersebut belum memperhitungkan kontrak yang berlanjut setelah pameran," kata Mari Pangestu.

Krisis perekonomian global sedikit banyak telah berdampak terhadap ekspor kriya dari Indonesia. Pertumbuhan ekspor produk kerajinan Indonesia tahun 2008 relatif rendah, yaitu sebesar 1,4 persen atau senilai 651,5 juta dolar AS. Produk kerajinan yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekspor tersebut, antara lain, bingkai kayu untuk lukisan dan foto, patung dan ornamen lainnya dari kayu, keranjang dan barang anyaman, kotak perhiasan, dan barang dari rotan. Negara tujuan ekspornya adalah Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Jepang, Singapura, dan Italia. "Dengan resesi perekonomian dunia, terutama di pasar-pasar tersebut, dapat diperkirakan bahwa ekspor kriya pun akan mengalami penurunan," Menteri Perdagangan menjelaskan.

Untuk itu, diversifikasi pasar dan kegiatan mendatangkan pembeli dari manca negara harus dilakukan secara lebih intensif. "Tahun ini diperkirakan sekitar 700 pembeli asing yang menghadiri Inacraft, termasuk delegasi yang menyertai para ITPC dan Atase Perdagangan serta perwakilan RI di luar negeri, yang sebagian dari para pembeli tersebut turut menghadiri acara pembukaan ini," ujar Mendag.

Dengan memukul gendang beleq serta mengucap basmallah, Presiden SBY membuka Pameran Inacraft 2009 serta meresmikan Logo serta Pencanangan Kampanye Cinta Indonesia. Usai meresmikan pameran,
Presiden SBY beserta Wapres Jusuf Kalla beserta seluruh rombongan, meninjau pameran Inacraft selama kurang lebih satu jam. Presiden dan Wapres memberikan pujian dan semangat kepada para perajin nasional peserta pameran. (mit)