Berita Utama

SBY: Semua Pihak Punya Tanggung Jawab Melakukan Reformasi

Presiden SBY saat menyampaikan sambutan pembukaan Munas III Apkasi di Istana Negara, Rabu (29/4) pagi. (foto: rusman/presidensby.info)
Presiden SBY saat menyampaikan sambutan pembukaan Munas III Apkasi di Istana Negara, Rabu (29/4) pagi. (foto: rusman/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk selalu meningkatkan kualitas pemerintahan di tempatnya masing-masing. "Tidak ada di negeri ini yang tidak punya tanggung jawab untuk tidak melakukan pembenahan atau reformasi," kata Presiden saat membuka Musyawarah Nasional III Apkasi Tahun 2009 di Istana Negara, Rabu (29/4) pagi.

Presiden meminta semua jajaran harus berbenah diri, mulai dari pemerintah pusat, termasuk presiden, sampai kabupaten. Lembaga-lembaga negara lain juga harus berbenah diri, seperti DPD, MA, MK. "Bukan hanya pemerintah yang harus membangun dan melaksanakan reformasi, namun semua harus memiliki komitmen dan tanggung jawab yang sama," SBY mengingatkan.

Presiden SBY berharap manajemen di daerah semakin efektif dan efisien. "Manajemen daerah harus makin akuntabel dan makin terarah," SBY menegaskan. Agar terarah, lanjut SBY, harus ada tujuan akhir atau goals. Tujuan akhir tersebut dapat berupa meningkatkan pendidikan, memperbanyak lapangan pekerjaan, mengurangi kemiskinan, dan lain sebagainya.

Agar mencapai tujuan tersebut, Presiden SBY mengatakan bahwa seluruh anggota Apkasi harus memahami seluruh sumber daya yang dimiliki, apakah itu sumber daya manusia, sumber daya alam, ataupun sumber keuangan dari pendapatan daerah. Perlu penataan manajemen untuk mengelola sumber daya dan diarahkan serta dijalankan untuk mencapai tujuan yang baik.

"Harus ada kemajuan di masing-masing kabupaten. Kalau tidak ada kemajuan, berarti resources yang dimiliki tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, lakukan semua usaha," Presiden menegaskan. "Ini merupakan tugas saudara. Berat. Saudara sebagai pemimpin harus bisa mengajak, membangun motivasi. Saudara sudah punya itu, tinggal tingkatkan kualitas dan efektivitasnya." (mit)