Berita Utama

Presiden: Dalam Krisis Selalu Ada Peluang

Presiden SBY menyampaikan sambutan pada pembukaan  Pertemuan Tahunan ke - 42 Asian Development Bank (ADB)  di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, hari Senin (4/5) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY menyampaikan sambutan pada pembukaan Pertemuan Tahunan ke - 42 Asian Development Bank (ADB) di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, hari Senin (4/5) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Nusa Dua, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap Asian Development Bank dapat berperan secara strategis untuk membantu negara-negara anggotanya di Asia Pasifik dalam mengatasi krisis global. Peran yang berupa bantuan dana ini diharapkan dapat membantu Asia menjadi kekuatan ekonomi baru bagi dunia di masa yang akan datang. Harapan itu disampaikan Presiden SBY ketika membuka Pertemuan Tahunan ke 42 Asian Development Bank (ADB) di Bali International Convention Center, Senin (4/5) pagi.

"Seluruh pemimpin di Asia Pasifik berharap ADB dapat berperan penting di kawasan ini. ADB diharapkan bisa menjalankan peran strategis untuk membantu negara-negara anggotanya dalam menghadapi krisis global saat iini dan di masa yang akan datang," kata SBY. Presiden yakin, ADB siap menghadapi tantangan tersebut.

Indonesia sering mengajukan ide untuk lebih menggunakan secara aktif berbagai lembaga keuangan internasional. Di G-20 Summit yang dilaksanakan di London, disebutkan bahwa penyediaan dukungan dana untuk peningkatan general capital sebesar 200 persen dari tahun 1994 untuk ADB. Menurut SBY, kenaikan dukungan dana ini dapat membantu anggota ADB untuk mengurangi kemiskinan serta memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat di negara-negara di Asia Pasifik.

"Dengan pertemuan ini diharapkan ADB siap dan mampu untuk berperan dalam menghadapi tantangan ini. 'Kita harus perlihatkan bahwa krisis global ini membuat ADB berperan lebih besar, tidak kurang dari itu," kata SBY. Presiden juga mengajak semua pihak menyadari hadirnya era yang penuh tantangan baru dalam perekonomian global yang berbeda dari yang ada sekarang.

''Kita perlu beradaptasi, berinovasi, kreatif, dan berani. Saya yakin, jika kita bekerja sama, kita bisa berhasil. Dalam krisis selalu ada peluang. Kami sangat paham hal ini,'' kata Presiden yang juga menceritakan upaya yang dilakukan Indonesia untuk keluar dari masa sulit yang dihadapi sepuluh tahun yang lalu.

Usai meresmikan, Presiden bersama para kepala pemerintahan dan wakil kepala negara serta Presiden ADB foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan jamuan santap siang di Bali Raya Room, Laguna Resort and Spa pada pukul 12.30 WITA. (mit)