Berita Utama
Rabu, 20 Mei 2009, 21:50:15 WIB
Presiden Resmikan Hotel Indonesia Kempinski
Presiden SBY menerima buku berjudul "Influence, Elegance, Beauty" tentang sejarah Hotel Indonesia, pada peresmian Grand Indonesia Shopping Town, Rabu (20/5) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Acara peresmian dimulai dengan pertunjukan Tari Selamat Datang, dilanjutkan dengan laporan Chairman PT Grand Indonesia, Robert Budi Hartono, kemudian dilakukan penyerahan Buku Hotel Indonesia Kempinski Edisi 1 kepada Presiden SBY. Dalam buku berjudul Influence, Elegance, Beauty ini diceritakan nilai historis dan perkembangan Hotel Indonesia dari awal berdirinya hingga saat ini.
Dalam sambutannya, Presiden SBY berharap Shopping Town ini terus berkembang. "Ini merupakan tempat yang baik bagi siapapun untuk berkunjung, dan akhirnya juga bisa menggerakkan dunia usaha, meningkatkan perekonomian kita dan akhirnya bisa memberikan penerimaan negara dalam bentuk pajak dan lain lainnya kepada pemerintah daerah, yang semuanya itu, oleh pemerintah akan disalurkan untuk membangun yang lain, dan akhirnya jatuh juga untuk seluruh rakyat Indonesia," ujar Presiden SBY.
Oleh karena itu mata rantai seperti ini harus terus dihidupkan, satu center yang akan bermanfaat dan memiliki nilai guna kepada yang lain, lanjutnya. Dengan mengucapkan Basmallah, Presiden SBY meresmikan pembukaan Grand Indonesia Shopping Town, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti. Usai meresmikan, seluruh tamu undangan dijamu dengan santap malam bersama dengan menu khas Indonesia, sambil menyaksikan pertunjukan musik oleh Elfa Secioria. Presiden SBY beserta seluruh rombongan meninggalkan lokasi pada pukul 21.00 WIB.
Hotel Indonesia adalah hotel berbintang lima pertama yang beroperasi di Asia Tenggara dengan standar internasional. Air mancur yang dibangun tepat di depan hotel, diambil dari nama Hotel Indonesia sendiri, dan telah menjadi lambang, identifikasi pusat kota Jakarta yang dikenal dengan Bundaran HI. Hotel Indonesia berhenti beroperasi tahun 2004 dan dibangun kembali oleh investor swasta dengan status pengembangan BOT (Bangun, Operasi, Transfer). Kini hotel bersejarah ini menjadi bagian dari mega kompleks "Grand Indonesia" dengan brand Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Mega Kompleks ini terdiri pula atas apartemen, gedung perkantoran, pusat hiburan serta pusat perbelanjaan. (mit)



