Berita Utama
Senin, 25 Mei 2009, 17:07:34 WIB
Silaturrahmi dengan Persatuan Tarbiyah Islamiyah
Presiden: Politik Tidak Berarti Boleh Halalkan Segala Cara
Presiden bersama pimpinan Jami`ah dan Ulama Persatuan Tarbiyah Islamiyah di Puri Cikeas Indah, Bogor, Jabar, hari Senin (25/5) sore. (foto: abror/presidensby.info)
Acara dimulai dengan laporan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Basri Bermanda, dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Jami’ah Persatuan Tarbiyah Islamiyah. Basri Bermanda, mengungkapkan bahwa saat ini diperlukan pemimpin yang santun serta berwawasan luas. "Diperlukan semangat agar kita semua dapat memberikan masukan kepada semua rakyat indonesia bahwa kita ingin melihatkan dan menampilkan seorang presiden yang santun, memiliki wawasan kedepan untuk Indonesia lebih bermartabat," jelasnya.
Menanggapi pernyataan Basri Bermanda, Presiden SBY setuju bahwa politik itu harus dijalankan dengan etika dan tata krama. "Politik tidak berarti boleh menghalalkan segala cara. Politik tidak berarti harus main kasar, harus dengan cara-cara yang tidak berakhlak. Masih banyak cara untuk mencapai tujuan politik yang dilaksanakan secara berbudaya, beradab dan bertika. InsyaAllah, kami akan terus belajar dan menjalankan politik seperti itu, politik yang berbudaya dan politik yang beretika," kata SBY. Usai acara, Presiden SBY dan Ibu Ani beramah-tamah dengan seluruh tamu undangan, foto bersama dan menikmati santap malam bersama di pendopo kediaman pribadi SBY.(mit)



