Berita Utama

Presiden SBY Serahkan Penghargaan Kalpataru dan Adipura

Presiden SBY menyerahkan Penghargaan Kalpataru pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2009, di Istana Negara,  hari Jumat (5/6) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY menyerahkan Penghargaan Kalpataru pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2009, di Istana Negara, hari Jumat (5/6) pagi. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Jumat (5/6) pagi menyerahkan 12 Penghargaan Kalpataru, 126 Penghargaan Adipura, dan 10 Penghargaan Adiwiyata Mandiri pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2009 di, Istana Negara. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini mengambil tema Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim.

Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar dalam laporannya menjelaskan, melalui tema itu diharapkan dapat meyakinkan kita akan perlunya peningkatan kepedulian dan peran aktif semua pihak untuk secara bersama menyelamatkan bumi dari berbagai permasalahan lingkungan termasuk perubahan iklim. "Kebersamaan semua pihak merupakan kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan yang dapat terwujud manakala pelaku pembangunan memiliki wawasan kebangsaan dan semangat persatuan dan kesatuan bangsa," jelas Rachmat.

“Kementerian Negara Lingkungan Hidup memberikan penilaian kebersihan dan keteduhan kota yang telah ditetapkan melalui Program Adipura, yang memberikan pengaruh signifikan pada peningkatan kinerja pengelolaan lingkungan di beberapa kota menjadi kota yang lebih bersih, teduh dan nyaman. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah kota yang menerima penghargaan Adipura dari tahun 2008 sebanyak 94 kota (25,1 persen) menjadi 126 kota (33,7 persen). Peningkatan ini memberikan harapan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang,” ujar rachmat.

Penghargaan Kalpataru dibagi dalam empat kategori yaitu Perintis Lingkungan, Pengabdi Lingkungan, Penyelamat Lingkungan dan Pembina Lingkungan. Penerima penghargaan Kalpataru antara lain, Timotius Hindom dari Papua Barat, Makaampo Ratundulage dari Sulawesi Utara, dan Lembaga Adat Dayak Wehea dari Kalimantan Timur.

Penghargaan Adipura dibagi dalam empat kategori, yaitu Kota Metropolitan, Kota Besar, Kota Sedang, dan Kota Kecil. Penerima penghargaan Adipura antara lain, Kota Surabaya, Kota Palembang, Kota Bandar Lampung, Kota Pare-pare, dan Kota Amlapura. Sementara penghargaan Adiwiyata Mandiri diraih SDN Paku Jajar Cbm Sukabumi-Jawa Barat dan SMPN 4 Gresik-Jawa Timur.

Presiden SBY mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penerima penghargaan. “Kami semua bangga. Tolong dipertahankan dan ditingkatkan prestasi itu. Semoga prestasi tersebut dapat menjadi contoh bagi kita semua,” kata SBY. “Mari kita semua mulai hari ini melakukan langkah-langkah yang lebih serius untuk menyelamatkan bumi dan lingkungan kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY menerima buku Status Lingkungan Hidup Indonesia 2008 dari Menteri Negara Lingkungan Hidup, dan menandatangani Sampul Hari Pertama Prangko Istimewa seri peduli lingkungan. Nampak hadir antara lain Ibu Ani Bambang Yudhoyono, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua DPR Agung Laksono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menkominfo M. Nuh, dan Menhub Jusman Syafii Djamal. (osa)