Berita Utama
Jumat, 12 Juni 2009, 18:58:48 WIB
SBY - Boediono Kampanye di Malang
Kalau Pejabat Salah Gunakan Kekuasaan, Akan Gelap Negara Kita
SBY saat berkampanye di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jatim, hari Jumat (12/6) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Hadir pula beberapa pimpinan partai koalisi pendukung SBY - Boediono, antara lain Tifatul Sembiring (Presiden PKS), Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), Suryadharma Ali (Ketua Umum PPP), Hadi Utomo (Ketua Umum Partai Demokrat) dan Zulkifli Hasan, Sekjen DPP PAN. Sejumlah artis turut memeriahkan acara yang dihadiri oleh ribuan pendukung pasangan SBY Boediono. Seperti Mike dan Joy Idol, Rio Febian serta Ferdy Hasan.
Dalam orasinya yang bertema Membangun Pemerintahan Bersih untuk Rakyat, SBY menyerukan kampanye sebaiknya dilakukan secara damai. "Tidak baik di hadapan rakyat saling hantam-menghantam, apalagi dalam kampanye damai," ujar SBY. SBY juga kembali menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, nepotisme, serta komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang tanggap terhadap keinginan rakyat, transparan, dan bertanggung jawab.
SBY mengingatkan, salah satu sumber krisis yang dialami bangsa Indonesia tahun 1997 - 1998 adalah akibat bisnis keluarga pejabat yang tidak terkendali. Pengelolaan negara yang sedang berlangsung pun tidak mendapatkan kepercayaan penuh masyarakat. "Kegiatan bisnis pejabat dan keluarganya yang melakukan KKN, akan menghabiskan sumber daya negara yang seharusnya dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kalau jajaran pemerintah bisnisnya merajalela disertai konflik kepentingan, tidak bisa bedakan mana yang buat rakyat dan dirinya sendiri, mau cepat-cepat dan tidak amanah, bisa tidak terurus rakyat kita. Kalau pejabat berbisnis dan menyalahgunakan kekuasaan, akan gelap negara kita," kata SBY disambut teriakan massa, "Lanjutkan! Lanjutkan!" (mit)



