Berita Utama
Rabu, 17 Juni 2009, 13:21:02 WIB
Presiden:
Gerakan Pramuka Sudah Lama Ada di Pesantren
Presiden SBY menabuh rebana untuk membuka Perkemahan Pramuka Santri Nusantara di Bumi Perkemahan Letjen (Purn) Mashudi, Sumedang, Jabar, hari Rabu (17/6) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Menurut Presiden, Gerakan Pramuka di lingkungan pesantren telah lama dikenal, sejak jaman kolonial Belanda. Di pondok-pondok pesantren di seluruh tanah air telah berdiri organisasi-organisasi kepanduan yang terlibat aktif menanamkan semangat perjuangan dan wawasan kebangsaan. "Organisasi kepanduan masa itu ikut memperkokoh peran pondok pesantren dalam menjalankan perannya sebagai lembaga Dakwah Islamiyah, sekailgus juga sebagai pusat perlawanan terhadap kolonialisme," kata SBY di hadapan ribuan santri Pramuka dan undangan.
Presiden menambahkan, para pandu di pondok pesantren selain menjadi pelopor perjuangan melawan kolonial juga menjadi garda terdepan dalam pergerakan kebangsaan. "Kita mengenal Panglima Besar Jenderal Soedirman, adalah seorang santri sekalgus pandu yang memimpin perang gerilya. Ini menunjukkan gerakan kepanduan yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Pramuka bukanlah hal yang baru di lingkungan pesantren," tambah SBY.
Pemerintah, kata Presiden SBY, akan terus memberi perhatian yang besar pada peran Gerakan Pramuka di tanah air. "Tiga tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 14 Agustus 2006, saya telah mencanangkan Gerakan Revitalisasi Pramuka. Revitalisasi ini ditujukan agar Gerakan Pramuka dapat dikembangkan secara inovatif melalui pendekatan dan kegiatan yang lebih sesuai dengan dinamika kehidupan masyarakat dewasa ini," ujar SBY. (win)



