Berita Utama
Minggu, 21 Juni 2009, 12:52:33 WIB
SBY di Medan
Ke Pabrik Tahu Milik Sardiwijatno dan Wagiman
SBY dan Ibu Ani menikmati tahu goreng produksi Sardiwijatno di Desa Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumut, hari Minggu (21/6) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Hari Minggu (21/6) siang, SBY dan Ibu Ani beserta rombongan, singgah di pabrik tahu milik Sardiwijatno. Usaha tahu yang sudah digeluti selama 13 tahun setelah ia nekat meninggalkan kampung halamannya di Yogya, kini berkembang cukup pesat. "Allhamdulillah, saya sekarang sudah bisa beli rumah, dan membiayai sekolah anak-anak," katanya sumringah.
Setiap hari usaha tahu Sardiwijatno membutuhkan sekitar 200 kilo kedelai, yang bisa menghasilkan sekitar 60 kotak dan setiap kotaknya menghasilkan 300 hingga 400 potong tahu. "Harga kedelai dulunya tak terkendali, hampir tutup saya. Untung ada program SBY subsidi kedelei sehingga harga kedelei stabil lagi, dan usaha saya tetap jalan, " ujarnya. Saat ini usaha tahunya mempekerjakan 6 orang.
Demikian pula, Wagimin (40), walaupun lahir di Medan, namum leluhurnya asli Semarang, Jawa Tengah. Usaha tahu miliknya juga dikunjungi SBY. "Ya senanglah saya dikunjungi Pak SBY dan Bu Ani, " katanya dengan logat Medan kental, ketika ditanya bagaimana perasaannya dikunjungi SBY.
SBY sendiri saat berbincang dengan Sardiwijatno dan Wagimin berharap usaha mereka terus berkembang."Yang jelas, pemerintah terus berupaya agar usaha tahu dan tempe seperti ini terus berproduksi, karena usaha ini selain untuk mengurangi pengangguran juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Siapaa suka tahu tempe?," tanya SBY. "Saya ..." jawab ratusan warga Medan yang berdesak desakan, ingin bertemu secara langsung dengan SBY dan Ibu Ani. SBY, Ibu Ani, Edhie Baskoro Yudhoyono beserta rombongan menikmati tahu produksi Sardiwijatno. Bukan cuma itu, bahkan SBY dan Ibu Ani ikut menggoreng tahu yang digoreng di wajan ukuran besar.
"Kalau datang ke Istana pasti ketemu tahu, tempe dan kecap. Mungkin orang berpikir, wah makanan Pak SBY itu pasti mewah-mewah. Tidak, saya suka dan tiap hari pasti ada tahu, tempe dan kerupuk," kata SBY. Sambil melihat proses penggorengan tahu, SBY mengatakan baru mencium rasanya sudah lapar. "Kalau tanggal tua begini, ada tahu, ada tempe, cabe campur kecap, jadi," kata SBY disambut geerr ratusan warga dan pekerja pabrik tahu. Semua, termasuk SBY dan Ibu Ani serta tuan rumah, puas pada pertemuan ini. (win)



