Berita Utama
Senin, 22 Juni 2009, 11:30:07 WIB
SBY Kunjungi Kampung Nelayan di Kota Padang
SBY dan Ibu Ani dialog dengan nelayan di perkampungan nelayan di Desa Desa Purus, Kota Padang, Sumbar, hari Senin (22/6) siang. (foto: anung/presidensby.info)
" Walaupun bantuan mesin dan perahu itu sifatnya kredit, kami bersyukur dan berterima kasih, karena dengan bantuan itu kami dapat melaut dan sekalgus menjual ikan hasil tangkapan kami. Allhamdulillah, hasilnya lumayan Pak," kata Edi , kepada SBY yang mengunjungi lapaknya di bibir pantai.
Kepada SBY, Edi juga menyampaikan keluhannya karena masih adanya beberapa nelayan yang tak bertanggung jawab karena mencari ikan dengan bahan-bahan berbahaya seperti potassebagai bahan peledak , yang bisa merusak karang dan biota laut lainnya. "Kami mohon pemerintah dapat mengatasi nelayan liar yang memakai bom untuk mencari ikan," ungkap Edi.
Menjawab Edi, SBY mengatakan perikanan salah satu prioritas dan perhatian pemerintah. "Kalau perikanan maju, para nelayan juga mendapat penghasilan yang lebih baik. Dalam batas kemampuan pemerintah, kita memberi bantuan baik kepada nelayan maupun untuk memperbaiki sarananya, jadi ada mesin, perahu, solar, dan bantuan lainnya," kata SBY disambut aplaus ratusan nelayan yang mengelilingi SBY dan Ibu Ani.
Mengenai nelayan nakal yang memakai bom, kata SBY, pemerintah terus menertibkannya. SBY juga meminta Pemerintah Daerah terus aktif, karena tidak mungkin semua diawasi oleh pemerintah pusat. "Yang penting kita akan terus meningkatkan usaha perikanan, dan melanjutkan program-program masyarakat pesisir, mudah-mudah hasil tangkapannya makin baik," kata SBY.
Selain berdialog, SBY dan Ibu Ani membeli ikan hasil tangkapan para nelayan yang dijejer rapi di atas meja seadanya. "Ini masih segar kan? Berapa jam sejak datangnya sampai dijual di sini," tanya SBY. "Ini ikannya datang tadi pagi Pak, bisa tahan sampai sore, dibantu pakai es," jawab Edi. " Ya, saya beli. Berapa harganya? Jangan mahal-mahal, harganya yang sesuai, agar bapak mendapatkan keuntungan yang baik," ujar SBY disambut riuh para penjual ikan.
"Saya bersyukur Pak SBY mau ke sini,menjenguk kami, kata Jarmis (50), seorang nelayan lainnya juga dari Desa Purus. "Meskipun tidak semuanya penjual ikan didatangi Pak SBY dan Bu Ani, tetapi beliau berkunjung ke desa kami ini, kita semua sudah amat senang," tambahnya.
Usai meninjau kampung nelayan, SBY dan Ibu Ani beserta rombongan bersantap siang di warung Pondok Baselo Lubuk Idai, di Jl. Khatib Sulaiman, Padang. seperti biasanya, warung ini tidak dikosongkan dari pengunjungnya. SBY dan Ibu Ani berbaur dengan pelanggan Lubuk Idai yang lebih dulu datang.
Warung makan dengan bangunan rumah adat tradisonal Minangkabau ini sangat terkenal dan laris. Selain harganya dapat dijangkau masyarakat, juga masakannya sangat lezat seperti daging rendang, ikan gabus, sambel hijau, goreng kerapu, dan ikan bakar. Usai santap siang, SBY mendatangi satu persatu para pengunjung warung, sambil menyapa dan mengajak dialog. Di luar, masyarakat berkerumum dan menunggu bertemu SBY dan Ibu Ani. (win)



