Berita Utama
Jumat, 26 Juni 2009, 17:15:25 WIB
Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional
Empat dari 100 Orang Jadi Korban Narkoba
Presiden SBY menyerahkan buku braille tentang pencegahan narkoba kepada Ariayani Sukarwo, pada acara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional, di Gelora Bung Karno, hari Jumat (26/6) sore. (foto: rusman/presidensby.info)
Presiden SBY dalam amanatnya mengatakan, kita harus menyelamatkan generasi mendatang dan anak cucu kita dari kejahatan narkoba. "Kita mengetahui, narkoba mengancam kehidupan seluruh bangsa di dunia. Di dunia sekarang ini ada 4 orang dari 100 orang, menjadi korban atau menderita dalam kejahatan narkoba. Kita harus menghentikan semuanya ini, mengurangi kejahatan itu sehingga masa depan kita menjadi selamat," ujar SBY.
"Marilah terus kita melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah kejahatan narkoba. Marilah terus kita melakukan langkah-langkah nyata untuk memerangi kejahatan narkoba. Saya juga mengajak bangsa-bangsa di dunia untuk bersama-sama menyelamatkan dunia kita dari kejahatan narkoba ini," ajak SBY.
Khusus di Indonesia, Presiden SBY memberikan instruksi kepada jajaran pemerintahan untuk bersama-sama menyelamatkan keluarga, masyarakat dan bangsa dari kejahatan narkoba. "Mari kita mulai dari keluarga, pastikan keluarga kita terbebas dari kejahatan narkoba," ujar SBY.
Sebelumnya, Presiden menyerahkan Buku Braille tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba kepada Dra. Ariayani Soekanwo, seorang tuna netra, menyerahkan piagam penghargaan kepada perorangan, instansi dan masyarakat yang berjasa dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. (mit)



