Berita Utama

Debat Capres Putaran Terakhir

Demokrasi, Kebebasan dan HAM Membaik

Capres SBY mengikuti acara Debat Capres bersama dua Capres lainnya yaitu Megawati dan Jusuf Kalla,  di Balai Sarbini, Jakarta, hari Kamis (2/7) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Capres SBY mengikuti acara Debat Capres bersama dua Capres lainnya yaitu Megawati dan Jusuf Kalla, di Balai Sarbini, Jakarta, hari Kamis (2/7) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Capres Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (2/7) malam mengikuti acara Debat Capres di putaran terakhir, bersama dua Capres lainnya yaitu Megawati Sukarnoputri dan M.Jusuf Kalla, di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta. Dalam yang dilaksanakan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan disiarkan langsung beberapa stasiun TV ini membahas NKRI, Demokrasi dan Otonomi Daerah, dipandu Prof.DR.Pratikno, Guru Besar dari Universitas Gajah Mada.

Dalam misi visinya, SBY berpandangan soal NKRI adalah final dan harga mati serta bersama 4 pilar kehidupan bernegara Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. "Ini adalah bangun negara yang paling baik untuk Indonesia, dari kesejarahan, dari hakekat kemajemukan yang bertingkat. Negara kesatuan mesti kita pertahankan, termasuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI," ujar SBY.

Berkaitan dengan demokrasi, hak politik dan kebebasan, SBY mengatakan akan terus dikembangkan dengan baik ke depan. "Yang jelas, demokrasi, kebebasan dan HAM makin mendapatkan tempat yang baik, dan makin maju demokrasi kita. Bandingkan waktu yang lalu, bandingkan dengan negara lain yang sekarang mengalami defiisit demokrasi, defisit kebebasan," kata SBY.

Mengenai Otonomi Daerah, menurut SBY, banyak yang jalan di tempat, padahal hakekatnya untuk meningkatkan pelayanan publik dan mengembangkan ekonomi yang ada di daerah itu. Tumpang tindih peraturan pusat dan daerah, meskipun sebenarnya telah dibatalkan sekitar 3 ribu Perda dari sekitar 12 ribu Perda yang ada. "Tapi saya tetap optimis, masalah Otoda ini dapat diatasi dengan kerja keras, penataan sisitem, penataan piranti lunak. Dengan sikap seperti itulah tentunya insya Allah lima tahun kedepan jika saya mendapat amanah memimpin lagi, ini akan menjadi prioritas dan agenda di bidang NKRI, Demokrasi dan Otoda," tegas SBY.

Debat Capres putaran terakhir menjelang Pilpres 2009, juga dihadiri Cawapres pasangan SBY yaitu Boediono dan Cawapres pasangan JK, Wiranto. Di kursi undangan tampak juga Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid, dan Ketua DPR-RI, Agung Laksono saerta tim penukung masing-masing Capres. (mit/win)