Berita Utama
Jumat, 3 Juli 2009, 16:00:22 WIB
Presiden Terima Persatuan Tuna Netra
Kepala Daerah Diminta Peduli pada Tuna Netra
Presiden SBY dan Ibu Negara menerima keluarga besar Persatuan Tuna Netra Indonesia di Cikeas, Bogor, Jabar, hari Jumat (3/7) sore. (foto: rusman/presidensby.info)
Mengawali sambutannya, Presiden minta kepada Menteri Sekretaris Kabinet agar setelah 8 Juli nanti mengagendakan pertemuan kabinet terbatas untuk bisa menindaklanjuti harapan yang direkomendasikan Pertuni ini. "Mengapa setelah 8 Juli, karena saya khawatir kalau ini kita laksanakan besok, dikira ada kaitannya dengan politik. Banyak orang salah sangka, termasuk nanti buruk sangka, padahal niat kita baik. Jadi supaya enak, semua setelah 8 Juli kita akan berkumpul membahas dan memastikan pemerintah bisa memberikan dukungan dan bantuannya kepada Pertuni," kata SBY disambut aplaus panjang ratusan keluarga besar Pertuni.
"Nanti dalam rapat terbatas kabinet yang dihadiri para menteri terkait, saya menginginkan dirumuskan ada bantuan yang lebih permanen, yang tidak situasional, tapi tetap," tegas SBY. Presiden juga berharap kepada para gubernur, bupati dan walikota agar memiliki kepedulian dan kesadaran serta memberikan bantuan yang diperlukan Pertuni, di daerah masing-masing. "Dengan demikian tidak hanya situasional, tetapi ini bagian dari sistem, supaya ada kelanjutannya," ujar SBY.
Sebelumnya Ketua Pertuni, Didi Tarsidi mengatakan, Pertuni adalah ormas yang didirikan pada tahun 1966, dan hadir di 27 provinsi. Munas ke 7 Pertuni telah berlangsung pada tanggal 21 - 24 Juni di Wisma Haji Pondok Gede, dihadiri 450 delegasi.
" Munas berjalan dengan baik, dan menghasilkan beberapa rekomendasi antara lain Pertuni mengupayakan untuk berhak juga mendapat pendidikan umum dengan fasilitas umum, mengupayakan akses informasi dan komunikasi dengan berbagai format, perluasan kesempatan kerja baik sistem khusus maupun quota, dan mencegah UU Diskriminasi, membangun kesdaran hak-hak tuna netra dan membangun Pertuni sebagai organisasi demokratis," kata Didi Tarsidi.
Tampak hadir mendampingi Presiden antara lain Mensos Bachtiar Chamsyah, Menseskab Sudi Silalahi, Meneg ESDM Purnomo Yusgiantoro, Menakertrans Erman Suparno dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng. (win)



