Berita Utama
Senin, 6 Juli 2009, 22:00:19 WIB
SBY Merasa Lega Pada Putusan MK
SBY didampingi Mensesneg dan Seskab memberi keterangan mengenai keputusan MK, di kediaman di Puri Cikeas, Bogor, Jabar, hari Senin (6/7) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Kepada wartawan di kediaman Puri Cikeas hari Senin (6/7) malam, SBY berkata, “Saya sangat bersyukur dan sangat lega. Karena saya ingin pemilihan umum baik pemilihan anggota legislatif maupun pemilihan presiden benar-benar berlangsung secara umum, bebas, dan rahasia serta jujur dan adil, aman tertib dan lancar," katanya. “Saya berharap supaya semua pihak menghormati putusan MK ini, suatu solusi dan jalan keluar yang cerdas dan tepat. Besok saya perintahkan ke seluruh jajaran, saya ingin bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.
SBY juga menghimbau para elit politik untuk tidak bertindak politis secara tidak wajar menjelang Pilpres. "Tidak baik para elit politik melaksanakan tindakan politik yang tidak wajar," katanya. Menurut SBY, tindakan para elit politik tersebut bisa dinalar dan rakyat bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. "Kompetisi memang keras, tapi saya yakin kita semua yang ikut Pilpres memiliki kesiapan mental. Jangan sampai rakyat menjadi bingung dan jangan sampai dunia melihat tidak wajar apa yang terjadi di negeri kita," tambahnya.
Menjelang Pilpres ini, SBY merasa dituduh berbuat kecurangan oleh lawan politiknya. Hal yang sama juga dialaminya saat Pilpres 2004 lalu. “Saat itu saya melihat ada hal-hal yang tidak wajar dalam netralitas. Beberapa lembaga yang seharusnya netral, ditengarai memihak salah satu pasangan. Ketika 2004 lalu, saya juga melihat hal yang tidak wajar, saya kira masih ingat saat itu mengenai netralitas," jelasnya. (win)



