Berita Utama

Menko Polhukam:

Keamanan Kondusif, Tak Ada Gangguan Berarti

Presiden SBY menerima laporan tentang keamanan di Kantor Kepresidenan, hari Kamis (9/7) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menerima laporan tentang keamanan di Kantor Kepresidenan, hari Kamis (9/7) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Kamis (9/7) siang di Kantor Kepresidenan menerima laporan mengenai kondisi politik dan keamanan di seluruh tanah air, dari Menko Polhukkam Widodo AS, Mendagri Mardiyanto, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dan Kepala BIN, Syamsir Siregar. Dalam pertemuan yang diadakan usai menerima tiga orang Menko untuk mempersiapkan sidang paripurna pekan depan itu, Presiden didampingi Mensesneg Hatta Radjasa dan Seskab Sudi Silalahi.

Menurut Menko Polhukkam, pengelolaan masalah keamanan di seluruh tanah air berlangsung kondusif dan tidak ada gangguan keamanan yang signifikan. "Hanya ada tensi terhadap satu wilayah, di Papua, memang masih ada gangguan keamanan dan ketertiban dari kelompok-kelompok kecil yang bersenjata. Gangguan-gangguan keamanan di sana pada dasarnya ditangani berdasarkan operasi kepolisian yang berbasis pada upaya-upaya penegakan hukum, dan sampai sekarang masih berlangsung," jelasnya.

"Demikian juga mengenai proses pemungutan suara untuk Pilpres, berlangsung dengan aman dan lancar. Secara khusus Menteri Dalam Negeri dan Kapolri, diikuti Ketua KPU dan Bawaslu, melakukan peninjauan di beberapa tempat di sekitar Jabodetabek untuk memantau lapangan. Proses itu berlangsung dengan aman dan lancar," ujar Widodo AS usai bertemu Presiden.

"Dari aspek keamanan, tidak ada hal-hal signifikan yang dapat mengganggu penyelenggaraan proses pemungutan suara. Yang penting adalah bagaimana tahapan dari proses Pemilu itu sendiri dapat berlangsung dengan aman dan lancar," kata kepada para wartawan. (mit)