Berita Utama

Presiden: Di Era Globalisasi, Koperasi dan UKM Justru Makin Penting

Presiden SBY menyampaikan sambutan pada  peringatan Hari Koperasi Nasional 2009, hari Rabu (15/7) sore, di Samarinda, Kaltim. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY menyampaikan sambutan pada peringatan Hari Koperasi Nasional 2009, hari Rabu (15/7) sore, di Samarinda, Kaltim. (foto: abror/presidensby.info)
Samarinda: Makin kedepan peran koperasi, usaha kecil dan usaha menengah semakin penting. Meskipun seolah-olah kita hidup dalam era globalisasi, tapi justru peran koperasi, usaha kecil dan menengah sangat penting. "Kalau perekonomian dunia dan perekonomian nasional tidak memberikan ruang yang luas bagi koperasi dan usaha kecil menengah, maka bisa terjadi dominasi ekonomi oleh tangan-tangan yang tidak adil," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadiri peringatan puncak Hari Koperasi ke-62 di Stadion Madya Semapaja, Rabu (15/7) sore.

"Dalam era globalisasi bisa saja perusahaan raksasa dunia mendominasi semua kegiatan bisnis. Meskipun keberadaan mereka penting tetapi absennya koperasi dan usaha kecil menengah, maka upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengurangi kemiskinan dan pengangguran akan tetap sulit. Solusinya adalah makin kedepan koperasi dan usaha kecil dan menengah mesti dikembangkan di seluruh tanah air agar lebih banyak saudara-saudara kita yang bisa berusaha," seru SBY.

Arah dan kebijakan pemerintah, baik pusat dan daerah selama ini menunjukkan jalan yang benar. "Mari kita jalankan dan tingkatkan. Kita ingin koperasi, usaha kecil dan menengah permodalannya makin meningkat dengan scheme kredit biasa dan scheme Kredit Usaha Rakyat. Dua tahun terakhir ini telah kita sediakan lebih kurang Rp. 34 triliun untuk dikucurkan membantu koperasi dan usaha kecil menengah melalui KUR. Insya Allah lima tahun mendatang, kita bisa tingkatkan mencapai Rp. 100 triliun," SBY menjelaskan.

Dengan modal itu harapan kita makin berkembang lagi gerakan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah. "Saya ingin gerakan koperasi dan UKM lebih banyak masuk pada usaha untuk meningkatkan ketahanan pangan, bidang energi, termasuk energi terbarukan, dan usaha ekonomi kreatif. Kuncinya gerakan koperasi dan ukm harus makin kreatif dan inovatif. Saya menilai Dekopin telah memiliki kreatifitas dan inovasi yang tinggi. Saya juga ingin unit-unit koperasi lainnya juga seperti itu," harap SBY.

"Orang sering silau dengan globalisasi dan sering mengatakan di era globalisasi semuanya harus dikaitkan dengan usaha global atau Go Global. Saya punya pandangan yang sedikit berbeda. Justru jangan sampai dunia makin tidak adil dan timpang, jangan sampai krisis dimana-mana. Maka meskipan ada gerakan Go Global, kita harus melakukan yang sebaliknya yaitu Go Local. Harus kita hidupkan kop dan ukm. Dalam arti mari bangun desa dan kota, hidupkan koperasi dan usaha kecil menengah di seluruh tanah air," tegas SBY.

Presiden SBY yakin kalau gerakan koperasi terus digalakkan maka negeri kita bukan hanya tumbuh ekonominya tapi makin adil dan merata. (osa)