Berita Utama

Obama Sampaikan Selamat pada Indonesia

Samarinda: Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah mengeluarkan pernyataan yang dirilis Gedung Putih, yang intinya mengucapkan selamat atas keberhasilan Pemilu dan demokrasi di Indonesia, serta mengucapkan apresiasi yang tinggi terhadap dinamika demokrasi. "Dalam pernyataan tersebut Presiden Obama juga mengulangi tekadnya untuk menjalin hubungan kemitraan komprehensif antara Amerika Serikat dan Indonesia," ujar Juru Bicara Kepresidenan, Dino Patti Djalal di Guest House Lamin Etam, Samarinda, Kalimantan Timur, hari Rabu (17/7) malam.

"Jadi dengan pernyataan Presiden Obama hari ini, sudah cukup banyak pemimpin-pemimpin dunia yang mengucapkan selamat atas Pemilu yang telah dilakukan dengan baik di Indonesia. Yang pertama adalah PM Malaysia, Presiden Timor Leste, PM Singapura, Presiden Filipina, Presiden Korea Selatan, Presiden Palestina, Presiden Meksiko, PM Australia. Dalam waktu dekat Presiden Komisi Eropa Jose Emanuel Barroso juga akan menelpon. Ini juga berkaitan dengan dicabutnya larangan terbang Uni Eropa terhadap beberapa maskapai penerbangan di Indonesia," tambah Dino.

Intinya, dunia internasional melihat capaian demokrasi dan Pemilu di Indonesia sebagai suatu prestasi, tauladan, dan contoh. "Ini bukan hanya kredit bagi Presiden SBY, bukan hanya untuk pemerintah atau Parpol tertentu, tapi suatu aset bagi bangsa kita. Ini adalah momen dimana seluruh dunia menyorot Indonesia dan merasa kagum serta apresiatif terhadap apa yang kita capai," Dino menjelaskan.

"Setiap kali Presiden SBY menerima telepon dari pemimpin dunia, beliau selalu menyatakan masih menunggu laporan hasil KPU yang akan diumumkan akhir bulan Juli 2009. Itu yang selalu dengan konsisten ditekankan Presiden SBY. Yang ditekankan para pemimpin dunia tersebut adalah Pemilu di Indonesia berjalan dengan baik dan demokratis, dan ini bukan Pemilu yang ringan karena Pemilu ini adalah Pemilu negara demokrasi terbesar di dunia. Kita lihat Pemilu yang diadakan di India, Amerika Serikat, dan di Indonesia, sangat kompleks sehingga keberhasilannya sungguh diapresiasi oleh mereka," kata Dino.

Para pemimpin dunia itu tentunya juga menerima laporan dari Duta Besar mereka di Indonesia mengenai hasil quick count dan margin yang cukup besar. "Ini sebenarnya bukan sesuatu yang luar biasa karena Presiden SBY kalau ada Pemilu di luar negeri kadang-kadang juga tidak menunggu hasil Pemilu yang paling akhir untuk mengucapkan selamat," terang Dino. "Presiden SBY menyambut baik apresiasi dari Presiden Obama tersebut," tandasnya. (osa)