Berita Utama
Selasa, 28 Juli 2009, 14:30:48 WIB
Hatta Radjasa:
Pidato Kenegaraan Dipisahkan dengan Penyampaian RAPBN dan Nota Keuangan
Presiden SBY memimpin ratas yang dihadiri Menko Polhukam, Menko Kesra dan Plt. Menko Perekonomian, di Kantor Kepresidenan, hari Selasa (28/7) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
"Itu akan dilaksanakan di dalam Rapat Paripurna luar biasa. Untuk itu maka tentu dipersiapkan. Memang tanggal 14 Agustus nanti Presiden tidak lagi akan menyampaikan RAPBN dan Nota Keuangan, tapi Presiden akan fokus kepada Pidato Kenegaraan. Dan nanti setelah itu tetap akan ada pidato Presiden di DPD tapi juga tidak lagi akan menyampaikan RAPBN dan Nota Keuangan, tetapi akan menyampaian pembangunan Indonesia secara keseluruhan," ujar Hatta.
Menteri Keuangan yang juga Plt. Menko Perekonomian dalam ratas tadi telah menyampaikan program-program pembangunan dan prioritas RKP dan alokasi APBN 2010. "Lima prioritas pembangunan yaitu peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, pembangunan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, penguatan demokrasi dan penghormatan kepada hak asasi manusia, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi serta pembangunan yang berkeadilan dan merata. Seluruh program tersebut tentu saja sebagaimana biasanya tetap acuan kita adalah program jangka panjang yang sudah menjadi undang-undang," tambah Hatta Radjasa. (osa)



