Berita Utama

Buka Puasa Bersama Keluarga Muhammadiyah

Presiden SBY  bersilaturrahmi sekaligus berbuka puasa bersama keluarga besar Muhammadiyah, di Pondok Indah, Jaksel, hari Senin (14/9) petang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY bersilaturrahmi sekaligus berbuka puasa bersama keluarga besar Muhammadiyah, di Pondok Indah, Jaksel, hari Senin (14/9) petang. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, hari Senin (14/9) petang bersilaturrahmi sekaligus berbuka puasa bersama keluarga besar Muhammadiyah, di Jl. Metro Alam X, PG 1-2, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hadir pula Mensesneg Hatta Rajasa, Mendiknas Bambang Sudibyo, Wakil Ketua MPR AM Fatwa, Penasehat PP Muhammadiyah, Amien Rais, Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir, serta Juru Bicara Presiden Andi A. Mallarangeng.

Amien Rais, mantan Ketua PP Muhammadiyah dalam sambutannya mengatakan bahwa silaturrahmi ini merupakan ajaran agama Islam, di mana kita saling mempererat hubungan persaudaraan. Ditambahkan, untuk menyukseskan kepemimpinan nasional ke depan diperlukan responsibility sharing, karena tantangan yang dihadapi beraneka ragam, mulai dari krisis global, krisis energi, krisis pangan, krisis peradaban dan krisis moral.

Presiden SBY, menanggapi secara positif apa yang dikemukakan Amien Rais. Menurut Presiden, komitmen semacam itu yang diperlukan untuk mengelola bangsa Indonesia lima tahun mendatang. "Komitmen untuk moral responsibility yang harus kita jalankan bersama untuk mengelola negeri kita ini," kata SBY.

Presiden SBY berharap, Muhammadiyah tidak hanya berperan di masa lalu, tetapi juga di masa kini dan mendatang. "Banyak hal yang bisa kita selesaikan melalui pendidikan. Kita ingin membangun quality of life of our people. Kesehatan mesti kita tingkatkan. Ini juga salah satu pilar dari muhammadiyah," ujar SBY.

Sebelum adzan Maghrib berkumandang, para undangan mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. H. Fasich, Apt., yang mengangkat tema Kebersamaan dalam Membangun Bangsa. Setelah adzan, seluruh yang hadir segera menikmati tajil yang tersedia, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah dan santap malam bersama. (mit)