Berita Utama

"Boleh Tidak Ya Mijat Presiden?" Tanya Abdullah

Presiden SBY dan Ibu Ani menerima masyarakat saat open house di kediaman pribadnya di Puri Cikeas, Bogor, hari Senin (21/9) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Ani menerima masyarakat saat open house di kediaman pribadnya di Puri Cikeas, Bogor, hari Senin (21/9) siang. (foto: abror/presidensby.info)
Cikeas: Boleh tidak ya mijat Presiden? Pertanyaan itu dilontarkan Abdulah, seorang tunanetra yang ikut dalam antrean untuk bersilaturahmi dengan Presiden Susilo Bamban Yudhoyono di Puri Cikeas Indah, Senin (21/9) siang. Abdullah datang ke acara open house dalam rangka Idul Fitri 1430 H ini bersama 20 rekan tunanetra yang tinggal di Bojongkulur, desa tetangga Cikeas.

"Saya ini kan tukang pijat, yang bisa saya berikan kepada presiden saya ya cuma mijat itu," kata Abdullah. Ia bersama 20 rekannya berangkat ke Cikeas menggunakan angkutan umum (angkot), pukul 08.00 WIB. Padahal jarak tempuh dari rumahnya ke Cikeas hanya sekitar 10 menit, dan ope house baru dibuka pukul 11.00 WIB. "Saya ingin dapat antrean depan, biar secepatnya bertemu Pak SBY," Abdullah, asli Wonosari, Yogyakarta, menjelaskan.

Abdullah sudah dua kali Lebaran mengkuti open house di Cikeas. Ia merasa bangga meskipun sekadar bisa bersalaman saja dengan Presiden SBY. "Kapan lagi bisa bersalaman dengan seorang presiden kalau tidak pas Lebaran sepeti sekarang," ujarnya. Bisa bersalaman dengan presiden bagi Abdullah dan rekan-rekan sudah membuatnya bangga. "Apalagi Pak SBY itu kan pilihan rakyat," katanya. (har)