Berita Utama
Jumat, 13 November 2009, 16:00:33 WIB
Bilateral Presiden SBY - Presiden Hu Jintao
Presiden Undang China Kerjasama Infrastruktur
Presiden SBY dan Presiden China, Hu Jintao, sebelum memimpin pertemuan bilateral, di Ruang Taurus, Hotel Marina Mandarin, Singapura. (foto: muchlis said/presidensby.info)
“Presiden Hu Jintao sangat mengapresiasi kepemimpinan Presiden SBY, karena dalam lima tahun ini Indonesia mengalami beberapa tantangan berat seperti tsunami, krisis moneter, gempa bumi, harga minyak naik, dan sebagainya, tetapi Indonesia justru semakin tegak dan kokoh, serta mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Jadi hal ini menjadi perhatian dari Cina,” kata Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal usai mendampingi Presiden SBY.
Presiden China juga mengharapkan Indonesia dapat memainkan peranan yang lebih besar lagi di pentas internasional. “Pemerintah China bersedia untuk terus menggalakkan kemitraan strategis yang sudah dirintis Presiden SBY beberapa tahun lalu. Sekarang berada dalam tahap merumuskan plan of action dari kemitraan strategis. Sudah ada draft dan sudah ada counter-draft dan dalam waktu dekat akan dirampungkan,” Dino menerangkan.
Kedua pemimpin sepakat untuk terus melakukan kerjasama ekonomi. “Tadi Presiden SBY mengundang pemerintah China untuk bekerjasama di bidang pembangunan infrastruktur. Presiden SBY mengucapkan terimakasih dan penghargaan atas kerjasama pemerintah China dalam membangun jembatan Suramadu di Surabaya dan ini adalah salah satu bentuk kerjasama yang kongkret antara kedua negara,” ujar Dino kepada wartawan.
“Kedua pemimpin juga sepakat untuk menandai tahun depan sebagai 60 tahun hubungan Indonesia – China sebagai tahun persahabatan. Tahun depan, tanggal 13 April 2010, Indonesia dan China akan merayakan kemitraan strategis dan merampungkan plan of action dari kemitraan strategis itu dan untuk mendekatkan hubungan politik serta saling percaya antara kedua negara. Juga untuk meningkatkan koordinasi Indonesia – China dalam isu-isu multilateral dan internasional serta meningkatkan kerjasama ekonomi,” tambahnya.
“Saya juga bisa katakan bahwa perdagangan Indonesia – China sudah melampau target 30 miliar dollar Amerika di tahun 2008. Jadi memang luar biasa sekali perkembangannya dan potensi hubungan perdagangan dan investasi Indonesia – China,” lanjut Dino. Mendampingi Presiden SBY antara lain, Menlu Marty Natalegawa, Menkeu Sri Mulyani, Mendag Mari Elka Pangestu, Menhan Purnomo Yudgiantoro, dan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi A. Mallarangeng. (osa)



