Berita Utama
Selasa, 17 November 2009, 12:30:54 WIB
Kantor Pemerintah Diinstruksikan Hemat Listrik
Presiden SBY memimpin rapat terbatas di kantor kepresidenan hari Selasa (17/11) siang, membahas berkurangnya pasokan listrik. (foto: haryanto/presidensby.info)
Didampingi Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Meneg BUMN Mustafa Abubakar, Meneg ESDM Darwin Zahedy Saleh, Dirut PLN Fahmi Mochtar dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Sudi Silalahi menambahkan, “Apabila ada di kantor-kantor itu ruangan yang tidak digunakan, harus selalu dimatikan, termasuk peralatan listrik . Contoh kalau kita meninggalkan kantor, kita matikan lampu-lampu yang tidak perlu. Begitu juga perlatan listrik dan sebagainya. Saya kira ini akan sangat berarti, terutama dalam situasi kita menghadapi kesulitan seperti yang kita hadapi sekarang,” katanya. Menurut Sudi, hemat listrik ini pernah kita lakukan beberapa tahun yang lalu, hasilnya sangat signifikan. ”Oleh sebab itu secara resmi nantinya akan kita keluarkan Inpres berkaitan dengan hal itu,” tambahnya.
Sementara itu , Dirut PLN Fahmi Mochtar mengatakan, Trafo Gardu Induk Cawang yang terbakar sudah dalam perbaikan. ”Saat ini trafo sudah ada di lokasi, dan sudah dipondasi. Pelaksanaan dan sudah mencapai 74 persen, dan kami harapkan sudah bisa selesai tanggal 19 Desember 2009. Tapi kami akan upayakan bisa lebih cepat lagi, kalau bisa pada minggu-minggu pertama atau kedua bulan Desember. Kami juga mendapat intruksi dari Bapak Presiden agar menambah penguatan lsistrik di Jakarta. Untuk itu kami akan menambah gardu induk di beberapa tempat antara lain tambahan trafo di Cawang, Balaraja, Kembangan dan Gandul,” kata Fahmi Mochtar. (win)



