Berita Utama
Minggu, 22 November 2009, 22:04:02 WIB
SBY Silaturahmi dengan Pemimpin Media Massa
Presiden SBY beramah tamah dengan para pemimpin redaksi dan wartawan senior, di Istana Negara, hari Minggu ( 22/11) malam. (foto: abror/presidensby.info)
Menurut Presiden, pertemuan bersama pemimpin redaksi hari ini bukanlah yang pertama, namun sudah dilakukan beberapa kali. "Pertemuan ini menjadi bagian dari solusi yang sama-sama hendak kita bangun, satu solusi terbaik, solusi paling tepat, yang tentunya bermanfaat bagi perjalanan kehidupan bangsa kita untuk membangun hari esok yang lebih baik. “Pertemuan ini merupakan tradisi yang baik, kita saling menyapa, saling berkomunikasi, sharing and carry terhadap berbagai masalah yang dihadapi bangsa kita ,” ujar SBY.
Dijelaskan, hampir lebih dua minggu ini SBY tidak mengeluarkan pernyataan atau pendapat terhadap dua isu yang mengemuka yaitu permasalahan Saudara Chandra dan Bibit Riyanto, serta masalah yang berkaitan Bank Century. "Karena dua masalah itu saya absen, beredar sekarang rumor, kadang sayup-sayup dan cukup keras, sebuah pertanyaan ada apa SBY tidak berbicara. Bahkan bergulir lagi jangan-jangan SBY terlibat, “ kata SBY.
“Waktu itu, Tim 8 yang saya bentuk sedang bekerja. Menjadi kurang tepat kalau saya mengeluarkan pernyataan-pernyataan terlalu dini, sementara tim sedang bekerja. Sekembalinya saya dari tugas keluar negeri, saya bisa menerima laporan dan rekomendasi dari Tim 8. Oleh karena itu selama 4 hari ini, saya merespon rekomendasi itu dan <>insya Allah besok malam , saya akan menyampaikan posisi dan apa yang mesti dilakukan oleh negara, oleh kita semua , kedepan yang berkaitan dengan permasalahan saudara Chandra dan Bibit," tambahnya.
"Termasuk kasus Bank Century, saya pun belum berkomentar. Saya juga menghormati BPK yang sedang melaksanakan pelaksanaan audit investigasi. Saya mendengar berita, besok laporan BPK akan diserahkan ke DPR, dan tepat pula besok malam, saya akan menyampaikan posisi dan pandangan serta bagaimana sebaiknya Bank Century itu dikelola dengan benar. Ada sistem, ada mekanisme, ada instrumen, apakah UU atau sisi lain yang terkait Bank Century. Bagi saya, jangan sampai pernyataan presiden itu menambah komplikasi. Tetapi saya ingin semua dibikin terang, seterang-terangnya. Makin terang, makin diketahui duduk persoalannya dari semua kasus itu, sehingga sirna desas-desus yang menurut saya terlalu jauh dan tidak mengandung kebenaran. Dengan demikian tidak ada ganjalan diantara kita, antara rakyat dengan saya , diantara kita yang sama-sama mengembang tugas untuk negara kita,” kata Presiden
Saat pertemuan itu, turut hadir Menko Polhukam Djoko Soeyanto, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Mendagri Gamawan Fauzi, Mensesneg Sudi Silalahi, Menkum dan HAM, Patrialis Akbar, Menegpora Andi Mallarangeng, serta seluruh staf khusus presiden. Sementara pimpinan redaksi antara lain Rosihan Anwar, Yacob Oetama, Fikri Jufri, Dahlan Iskan, Ishadi, Karni Ilyas, dan lain-lain. (win)



