Berita Utama
Rabu, 25 November 2009, 14:01:49 WIB
SBY Resmikan Sejumlah Proyek Pembangunan di Maluku
Presiden SBY menandatangani prasasti peresmian proyek-proyek pembangunan di Provinsi Maluku, di di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN), Tantu, Ambon, Rabu (25/11) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Penyerahan KUR secara simbolis dilakukan pimpinan tiga bank pemerintah. Masing-masing BRI menyerahkan KUR senilai Rp 74,042 miliar untuk 8.476 debitur, BNI senilai Rp10,279 miliar untuk 75 debitur, dan Bank Mandiri sebesar Rp 8,9 miliar. Presiden SBY sendiri menyerahkan secara simbolis bantuan dana bergulir bagi koperasi dan UKM, serta bantuan program pengembangan tempat praktik keterampilan usaha kepada lembaga pendidikan di pedesaan senilai Rp 23 miliar.
Pada kesempatan itu, Presiden juga menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian proyek-proyek pembangunan di Provinsi Maluku. Proyek-proyek yang dimaksud, antara lain, sub bidang sumber daya air dari Departemen Pekerjaan Umum senilai Rp 8,047 miliar, yaitu Embung Woorono dan Yawuru, Embung Oiratabo Barat dan Rumleher Utara, pengaman pantai desa Hative Besar tahap I dan II serta pengaman pantai desa Wayame.
Juga proyek sub bidang kebinamargaan, Departemen PU mengalokasikan Rp 66,37 miliar untuk peningkatan jalan Piru-Sp.Pelita Raya, peningkatan jalan pulau Ambon, jembatan Wai Jikumerasa, jembatan Wai Perang dan jembatan Wai Lawa Cs.
Sedangkan proyek sub bidang keciptakaryaan, Departemen PU membangun sistem penyediaan air minum (spam) di sejumlah wilayah. Antara lain di Desa Ohoitel, Kabupaten Maluku Tenggara, Desa Uweth, Kabupaten Seram bagian barat, dan Desa Uwen Pantai, Kabupaten Seram Bagian Barat. Proyek-proye ini senilai Rp 20,254 miliar.
Presiden juga meresmikan proyek dari Departemen Perhubungan, seperti pembangunan pelabuhan penyeberangan Ilwaki di Kabupaten Maluku Barat Daya senilai Rp 27,74 miliar dan KMP Bukit Masbait 500 GRT. Juga dari Departemen Kelautan dan Perikanan yang mendirikan pelabuhan perikanan pantai di Kabupaten SeramBagian Barat senilai Rp 10,756 miliar, pelabuhan pendaratan ikan Masatte, Kabupaten Baru, senilai Rp 16,084 miliar.
Turut mendampingi Presiden SBY, antara lain, Menko Polhukkam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Mendagri Gamawan Fauzi, Mennegpora Andi A. Mallarangeng, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menpera Suharso Monoarfa serta Jubir Presiden, Julian A. Pasha. (mit)



