Berita Utama

Presiden SBY dan Ibu Negara Hadiri Puncak Peringatan Hari Guru

Presiden SBY  dan Ibu Negara hari Selasa (1/12) sore menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional 2009 dan HUT ke-64 PGRI, di Stadion Tennis Indoor Senayan. (foto: cahyo/presidensby.info)
Presiden SBY dan Ibu Negara hari Selasa (1/12) sore menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional 2009 dan HUT ke-64 PGRI, di Stadion Tennis Indoor Senayan. (foto: cahyo/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono hari Selasa (1/12) sore menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional 2009 dan HUT ke-64 Persatuan Guru Republik Indonesia, di Stadion Tennis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno.

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini mengambil tema Memacu Peran Strategis Pemerintah, Pemerintah Daerah, Masyarakat dan Guru dalam Mewujudkan Guru Profesional, Sejahtera, Bermartabat, dan Terlindungi, bertujuan meningkatkan berkembangnya budaya mutu di kalangan guru dan pemangku kepentingan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Disamping itu juga untuk meneladani semangat juang dan dedikasi guru sebagai pendidik anak bangsa dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang bermutu, serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian bangsa Indonesia akan pentingnya peran guru dalam membangun karakter bangsa Indonesia yang bermartabat.

Dalam acara tersebut, berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 062 dan 064 Tanda Kehormatan Tahun 2009, Presiden SBY menyematkan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan Bidang Pendidikan kepada dua orang gubernur yaitu Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Bangka Belitung, Eko Maulana Ali, serta kepada tujuh bupati/walikota masing-masing Mohammad Basyir Ahmad (Walikota Pekalongan, Jawa Tengah), MR. Kambu (Walikota Jayapura, Papua), Zulkarnain Karim (Walikota Pangkal Pinang, Bangka Belitung), Robbach Ma'sum (Bupati Gresik, Jawa Timur), Amri Tambunan (Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara), Andi Hatta Marakarma (Bupati Luwu Timur, Sulawesi Selatan), Anak Agung Gde Agung (Bupati Badung, Bali) dan Hasan Basri Agus (Bupati Sarolangun, Jambi). Mereka dianggap memiliki komitmen tinggi dalam pembangunan pendidikan, khususnya dalam meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

Presiden juga menyerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Pendidikan kepada 12 orang, terdiri atas guru, kepala sekolah, penilik, pengawas dan pamong berprestasi dan berdedikasi luar biasa. Mereka adalah Esih Nurjanah (Guru TK Islam Al Azhar 8 Jaka Permai, Kota Bekasi, Jawa Barat), Sri Setya Prihatin (Guru SD Negeri Tambak Rejo, Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah), Wiharna (Guru SMP Negeri 1 Bantul, DI Yogyakarta), Suryanto (Guru SMA Negeri 1 Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta dan Hamdiah (Guru SD Inpres Tamandako Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat).

Selanjutnya, Erni Mokoginta (Guru SD Negeri Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara), Ketut Kerta (Kepala SMA Negeri 1 Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali), Nurjanah (Kepala SD Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat), Shofatartila Salim (Pengawas pada Dinas Pendidikan Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta), Sudibyo AP (Pengawas pada Kota Semarang, Jawa Tengah), Dadang Subagja (Pamong Belajar pada Dinas Pendidikan Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta) dan Ari Sulistiyo (Penilik pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Jawa Tengah).

Tema yang dipilih untuk memperingati Hari Guru Nasional, dinilai tepat dan relevan oleh Presiden. "Melalui tema ini, saya mengajak para guru dan seluruh jajaran PGRI di seluruh tanah air untuk meningkatkan pendidikan yang lebih berkualitas sekaligus meningkatkan profesionalisme para guru dalam mengemban amanah mulia ini. Mari jadikan profesionalisme guru sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas pendidikan di negeri kita," seru Presiden SBY kepada lebih dari seribu guru yang hadir.

Kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat luas, Presiden SBY juga mengajak untuk menjadikan tema ini menjadi sumber inspirasi dan inovasi dalam mendukung pengembangan profesi, peningkatan kualitas dan peningkatan kesejahteraan para guru. Turut hadir mendampingi Presiden SBY dalam acara tersebut antara lain Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Juru Bicara Presiden, Julian A. Pasha. (mit)

___________________________________