Berita Utama
Rabu, 2 Desember 2009, 22:00:06 WIB
Presiden: Demokrasi Adalah Pilihan Terbaik
Presiden SBY memberi sambutan pada acara silaturahmi dengan para gubernur se Indonesia, di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, hari Rabu (2/12) malam. (foto: cahyo/presidensby.info)
"Kalau saya ditanya, demokrasi ini kadang-kadang gaduh, lihat negara lain tidak terlalu gaduh. Pembangunan bagus, contohnya Tiongkok dan negara-negara lain. Apa tepat kalau pilihan kita demokrasi? Saya mengatakan di berbagai kesempatan, dibandingkan dengan pilihan yang lain, saya tetap menganggap demokrasi itu pilihan yang baik ," ujar SBY.
Menurut SBY, demokrasi dalam arti rakyat kita memilih siapa-siapa yang diberi mandat untuk memimpin baik di tingkat kabupaten, kota, nasional. "Demokrasi dalam arti kebebasan diberi ruang, termasuk kebebasan pers, hak asazi manusia dan sebagainya. Itu demokrasi. Sekarang kita sudah berada dalam tahapan seperti itu. Bahkan beberapa presiden dan perdana menteri mengatakan bahwa freedom di Indonesia itu tumbuh cepat, lebih cepat pertumbuhannya daripada negara-negara lain. Kita merasakan 15 tahun yang lalu dibanding dengan sekarang ini," kata SBY.
Oleh karena itu, lanjut SBY, demokrasi yang hendak kita bangun dan mantapkan dalam reformasi gelombang kedua ini adalah demokrasi dimana nilai dasar demokrasi yaitu freedom itu mesti berjalan bersama-sama dengan aturan dan pranata hukum. Kedua duanya diperlukan. Kalau kebebasan kurang, defiisit. Rulesnya berlebihan, surplus. Menjadi negara peraturan tidak hidup, sebaliknya kalau freedom berlebihan, absolut , tidak ada aturan akan jadi anarkhis. Yang kita perlukan adalah demokrasi yang sehat, tetapi juga ada hak dan kewajiban, hak dan tanggung jawab. Mari kita dorong demokrasi kita lebih bermartabat," kata Presiden SBY. (win)



