Berita Utama
Senin, 7 Desember 2009, 11:44:48 WIB
Presiden SBY Buka Munas II DWP
Presiden SBY resmi membuka Muna II Dharma Wanita Persatuan, di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/12) pagi. (foto: abror/presidensby.info)
Dalam sambutannya, Presiden SBY berharap agar program dan kegiatan DWP disinergikan dengan program dan kegiatan pemerintah, baik pusat, provins, kabupaten dan kota. Tujuannya agar secara keseluruhan program untuk rakyat bisa berhasil dengan baik. ”Saya ingin juga DWP melakukan kegiatan-kegiatan yang praktis tapi nyata, itu sangat penting," kata SBY.
"Jangan sampai terlalu banyak beretorika, berwacana, tapi tidak nyata. Lebih baik sedikit bicara banyak bekerja, bukan hanya wacana dan retorika, tapi karya. Tidak usah memilih kegiatan yang muluk-muluk, yang ingin dianggap ada program yang mercusuar. Tapi apa yang ibu laksanakan di tengah masyarakat luas itulah sebenarnya yang sangat mereka inginkan, terutama yang langsung yang dirasakan saudara-saudara kita yang tidak mampu,” Presiden menambahkan.
SBY juga meminta DWP memikirkan rakyat yang belum mampu. "Tapi setelah memikirkan yang lain, membantu yang lain, jangan lupa pula memikirkan anggota DWP, karena tidak semuanya juga memiliki tingkat kehidupan yang layak. Itu namanya adil,” SBY mengingatkan.
Sementara itu, Ketua DWP Nila F Moeloek mengatakan, munas yang berlangsung lima tahun sekali ini akan mengevaluasi dan menyempurnakan anggaran dasar dan program kerja. Selain itu, juga pemilihan Ketua Umum.
”Munas tahun ini bertepatan dengan 10 tahun usia DWP, yang beranggotakan isteri pegawai negeri sipil. Kepengurusannya lebih demokratis, lebih mandiri, dan nonpartai,” Nila F Moeloek menjelaskan.
Presiden didampingi Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono ketika membuka Munas II DWP ini. Selain itu, tampak hadir Ibu Herawati Boediono, Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari, Mensesneg Sudi Silalahi, ibu-ibu SIKIB, dan Jubir Presiden, Julian A. Pasha. (win)



