Berita Utama

SBY Buka Musrenbangnas

Presiden SBY, didampingi Wapres Boediono dan Menneg PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana, membuka Musrenbangnas dan RPJMN 2010 -2014, Jumat (11/12) sore, di PRJ Kemayoran, Jakarta. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY, didampingi Wapres Boediono dan Menneg PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana, membuka Musrenbangnas dan RPJMN 2010 -2014, Jumat (11/12) sore, di PRJ Kemayoran, Jakarta. (foto: abror/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wakil Presiden Boediono, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010 -2014, Jumat (11/12) sore, di PRJ Kemayoran, Jakarta. Acara yang dimulai tanggal 11 hingga 13 Desember ini dihadiri seluruh unsur penyelenggara negara dan masyarakat untuk membahas, mendiskusikan, dan merancang wajah pembangunan Indonesia lima tahun ke depan.

Meneg PPN/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana dalam sambutannya mengatakan, tujuan Musrenbangnas dan RPJMN 2010 -2014 ini, antara lain, menjelaskan rancangan awal RPJM Nasional kepada pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Selain itu, melakukan sinkronisasi kebijakan prioritas nasional jangka menengah dengan perspektif arah pembangunan daerah dan sektoral serta mendapatkan masukan substansi untuk penyempurnaan kebijakan, strategi dan program prioritas.

Dalam pengarahannya, Presiden SBY mengharapkan agar peserta Musrenbangnas menggunakan waktu sebaik-baiknya selama tiga hari ini agar RPJMN 2010 -2014 menjadi rencana yang tepat, sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh rakyat kita. "Dan kemudian ketika kita jalankan bersama nanti membawa hasil yang nyata bagi bangsa, dan negara kita," SBY berpesan.

Selain itu, Presiden mengingatkan bahwa peserta Musrebangnas harus mampu menjawab dan memeenuhi sekuat tenaga aspirasi dan harapan rakyat. "Tentu saja yang datang dari daerah, apalagi yang jarang ke Jakarta, gunakan pula untuk sedikit berganti suasana, rileks sedikit --jangan banyak-banyak nanti lupa tugas pokoknya," kata SBY.

Presiden SBY mengingatkan kembali tentang 45 program pemerintah untuk lima tahun, termasuk 15 program prioritas untuk dilaksanakan dalam 100 hari pertama ini. "Saudara saya kira bisa menemukan pilihan yang baik, dituangkan pada rencana yang paling tepat, dan kemudian dijalankan secara bersama-sama dengan penuh rasa tanggung jawab," Presiden SBY menegaskan.

Presiden menambahkan kebersamaan sangat menentukan keberhasilan pemabngunan lima tahun mendatang
Acara yang bertema `Mewujudkan Indonesia yang Sejahtera, Demokratis, dan Berkeadilan` ini turut dihadiri, antara lain, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, dan hampir seluruh menteri KIB., Ketua Lemhannas Muladi, Kepala BIN Sutanto, dan Panglima TNI Djoko Santoso. (win)