Berita Utama

Jerman Dukung SBY Sebagai Co-Chairman Konferensi Kopenhagen

Presiden SBY dan Kanselir Jerman Angela Merkel memberikan keterangan pers bersama, usai pertemuan bilateral di Kantor Kanselir, Berlin, Selasa (15/12) sore waktu setempat. (foto: abror/presidensby.info)
Presiden SBY dan Kanselir Jerman Angela Merkel memberikan keterangan pers bersama, usai pertemuan bilateral di Kantor Kanselir, Berlin, Selasa (15/12) sore waktu setempat. (foto: abror/presidensby.info)
Berlin: Kanselir Jerman Angela Merkel akan mendukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai co-chairman bersama PM Denmark Lars Rasmussen dalam Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC COP15) di Kopenhagen nanti. Merkel mengatakan hal itu dalam pertemuan bilateral dengan Presiden SBY di Kantor Kanselir (Bundeskanzleramt), Berlin, Jerman, Selasa (15/12) sore atau tengah malam d Indonesia.

Dalam pertemuan itu kedua pemimpin membahas peningkatan kerjasama pembangunan serta Konferensi Kopenhagen. Angela Merkel menilai Presiden SBY berpengalaman dalam mengatasi kebuntuan ketika pertemuan Konferensi Bali, tahun 2007 lalu. "Ini bukan official appointment. Presiden SBY punya pengalaman luas dalam fungsi ini," kata Angela Merkel, saat jumpa pers bersama Presiden SBY usai pertemuan bilateral.

Soal kerjasama Indonesia-Jerman, Presiden SBY mengatakan selama ini terus meningkat, terutama di bidang perdagangan dan investasi. "Kami juga akan mengaktifkan kembali forum ekonomi kedua negara, agar ke depan kerjasama di bidang perdagangan dan investasi terus berkembang. Selain itu akan ditingkatkan kerjasama hubungan Islam dan Barat, membangun dialog antarperadaban, dan antaragama," SBY menambahkan.

Presiden menyampaikan terimah kasih atas perhatian dan bantuan pemerintah Jerman dalam program Green Development Mechanism untuk pemeliharaan hutan di Indonesia. Atas rencana kunjungan Kanselir Angela Melker pada tahun 2011, Presiden menyampaikan senang karena kunjungan tersebut tentunya lebih meningkatkan lagi kerjasama kedua negara. (win)