Berita Utama

Tiba di Kopenhagen, Denmark

Di tengah hujan salju, Presiden SBY tiba di Bandara Internasional Kopenhagen, Denmark, Rabu (16/12) pukul 16.00 waktu setempat atau 22.00 WIB.  (foto: haryanto/presidensby.info)
Di tengah hujan salju, Presiden SBY tiba di Bandara Internasional Kopenhagen, Denmark, Rabu (16/12) pukul 16.00 waktu setempat atau 22.00 WIB. (foto: haryanto/presidensby.info)
Kopenhagen: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Kopenhagen, Denmark, Rabu (16/12) pukul 16.00 waktu setempat atau pukul 22.00 WIB. Denmark adalah negara terakhir dalam kunjungan kerja Presiden SBY ke empat negara Eropa. Sebelumnya, Presiden SBY telah mengunjungi Belgia, Perancis, dan Jerman.

Pesawat Kepresidenan Airbus 300-330 milik Garauda mendarat di tengah udara Kopenhagen yang dingin dan berangin, kurang lebih 3-5 derajat Celcius. Sebelumnya, salju juga sempat turun di Kopenhagen. Presiden disambut Duta Besar RI untuk Denmark, Abdul Rahman Saleh. Presiden SBY dan Ibu Ani langsung menuju Hotel Crowne Plaza, tempat menginap selama berada di Kopenhagen. Di hotel, Presiden SBY dan Ibu Ani disambut Ketua DNPI (Dewan Nasional Perubahan Iklim) Rachmat Witoelar, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad.

Agenda utama Presiden SBY di Kopenhagen adalah untuk mengikuti UNFCCC COP-15. Presiden SBY, antara lain, akan menyampaikan National Statement pada Forum COP-15, mengikuti Informal Thematic Discussions dengan topik `Looking Beyond Copenhagen` yang dilanjutkan dengan `Adoption of Political Agreement`. SBY juga akan beramah tamah dengan masyarakat Indonesia yang berdomisili di Denmark dan mengadakan beberapa pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat.

Menyertai Presiden dalam kunjungan ke Eropa ini, antara lain, Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menteri ESDM Darwin Z. Saleh, Mendag Mari E. Pangestu, Menteri Perindustrian MS. Hidayat, Menneg LH Gusti Muhammad Hatta, Menteri Pertanian Suswono, dan Kepala Bappenas Armida Alisjahbana. (osa/har)