Berita Utama

Presiden SBY Hadiri Pembukaan Munas PMI

Presiden SBY memukul gong untuk membuka Munas ke 19 PMI, di Hotel Millennium, Jakarta, hari Senin (21/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Presiden SBY memukul gong untuk membuka Munas ke 19 PMI, di Hotel Millennium, Jakarta, hari Senin (21/12) siang. (foto: anung/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono hari Senin (21/12) siang menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional XIX Palang Merah Indonesia, di Hotel Millennium, Jakarta. Agenda utama Munas PMI yang berlangsung dari tanggal 20 s/d 23 Desember 2009 dan bertema Dengan Modal Kepercayaan, PMI Mengabdi untuk Kemanusiaan ini, antara lain menilai pertanggungjawaban pengurus pusat, menentukan pokok-pokok kebijakan dan rencana strategis PMI, memilih Pengurus Pusat PMI untuk masa bakti lima tahun mendatang, dan menetapkan perubahan AD/ART apabila diperlukan.

Munas diikuti sekitar 415 peserta, terdiri pengurus pusat, pengurus daerah dan pengurus cabang se Indonesia. PMI juga mengundang Perhimpunan Nasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merat dari beberapa negara, diantaranya Palang Merah Belanda, Palang Merah Amerika Serikat, Palang Merah Jerman, Palang Merah Kanada, Palang Merah Denmark, Palang Merah Spanyol, Palang Merah Norwegia dan Bulan Sabit Merah Turki.

Kepada pengurus yang terpilih nanti, Presiden SBY berharap apa yang telah dicapai oleh PMI selama ini terus dipertahankan dan dapat ditingkatkan. "Pimpinan dan pengurus PMI harus mempedomani dan menjalankan 7 ikrar ataupun nilai-nilai dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Pengabdiannya harus tulus, ikhlas, tidak boleh ada kepentingan pribadi, tidak boleh ada politik. Dengan demikian akan tentram PMI. Dan sebagai pelindung, saya berharap apa yang sudah baik dapat dilanjutkan dan ditingkatkan pengabdiannya diwaktu yang akan datang," ujar Presiden SBY.

Sedangkan kepada pengurus yang akan menyelesaikan periodenya, Presiden SBY mengucapkan rasa terima kasihnya atas jasa dan pengabdiannya selama ini. " Pengabdian Saudara tercatat abadi dalam sejarah nasional kita. Jutaan rakyat berterima kasih kepada PMI terutama mereka yang diselamatkan jiwanya di berbgaai keadaan, termasuk keluarganya dan semuanya adalah bukti nyata kepahlawanan, perjuangan , tidak kenal lelah, tanpa pamrih dengan ketulusan dan keikhlasan yang tinggi dari keluarga besar PMI untuk membantu saudara - saudaranya bukan hanya di tanah air, tetapi juga di negara - negara yang lain," tutur SBY.

Dengan mengucapkan basmallah dan memukul gong, Presiden SBY meresmikan pembukaan Musyawarah Nasional XIX Palang Merah Indonesia tahun 2009.

Pembukaan Munas XIX PMI kali ini, selain dihadiri oleh Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, juga dihadiri oleh Presiden Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Tadateru Konoe. Di dalam acara tersebut, Presiden SBY memberikan penghargaan tertinggi PMI kepada Tadateru Konoe atas komitmen dan kerja sama dalam membantu program-program PMI selama ini. Misalnya, ketika Aceh dilanda bencana tsunami, tidak kurang telah dikoordinasikan bantuan sejumlah Rp. 10 trilyun yang diberikan kepada masyarakat dan bangsa Indonesia oleh Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.(mit)