Berita Utama

SBY Serahkan Penghargaan Industri

Presiden SBY, Senin (28/12) siang, menyerahkan penghargaan tertinggi di Bidang Industri Tahun 2009, di Istana Negara, Jakarta. (foto: haryanto/presidensby.info)
Presiden SBY, Senin (28/12) siang, menyerahkan penghargaan tertinggi di Bidang Industri Tahun 2009, di Istana Negara, Jakarta. (foto: haryanto/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin (28/12) siang, menyerahkan penghargaan tertinggi di Bidang Industri Tahun 2009, di Istana Negara, Jakarta. Penghargaan yang diserahkan terdiri dari Upakarti, Rintisan Teknologi Industri, Desain Terbaik, dan Kreasi Prima.

Dalam laporannya Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, anugerah Upakarti diberikan kepada mereka yang telah berdedikasi tinggi melakukan berbagai upaya yang sangat luar biasa dalam pengembangan industri kecil dan menengah (IKM). "Penghargaan Upakarti ini telah diberikan sejak tahun 1985 mencakup lima kategori, yakni Jasa Pengabdian, Jasa Pelestarian, Jasa Kepeloporan, Jasa Kepedulian, dan IKM Modern," kata MS Hidayat.

Penerima Upakarti dengan lima kategori untuk 15 orang ditambah 10 perusahaan, penghargaan Rintisan Teknologi Informasi 4 perusahaan, Penghargaan Indonesia Good Desaign Selection (IGDS) 18 perusahaan, dan Penghargaan Kreasi Prima Mutu 6 perusahaan. "Secara kumulatif penghargaan Upakarti sejak 1985 hingga 2009 telah diberikan kepada 1004 penerima, terdiri dari 420 jasa pengabdian, 15 jasa pelestarian, 483 jasa kepeloporan, 68 jasa kepedulian, dan 18 IKM," MS Hidayat menjelaskan.

Usai menyerahkan penghargaan, Presiden SBY dalam sambutannya meminta agar kemampuan berkreasi tidak perlu disimpan. "Keluarkan semua dan terus berlomba menjadi inovator kalau ingin bangsa Indonesia harus maju, sehingga akhirnya nanti bangsa Indonesia bangsa yang inovatif dan bangsa kreatif," kata SBY.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan tiga kunci sukses apabila sebuah industri kecil dapat maju dan berkembang. "Pertama bantuan modal, saya berharap perbankan bisa membantu permodalam termasuk pemerintah daerah terus mendorong industri kecil," SBY menambahkan.

"Kedua, jangan pernah berhenti berinovasi, pengusaha besar, ajak UKM bermitra sehingga perekonomian kita menjadi satu kesatuan, jangan jalan sendiri-sendiri. Ketiga, pemrintah daerah terus mendorong dan program bantuan UKM terus dilanjutkan, sehingga sasaran 5 tahun kedepan dapat dicapai," ujar SBY.

Tampak hadir mendampingi Presiden, antara lain, Menko Polhukam Joko Soeyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menkeu Sri Mulyani, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendag Mari E Pangestu, Mentan Suswono, Panglima TNI Djoko Santoso.

I. PENGHARGAAN UPAKARTI
A. Upakarti Jasa Pengabdian
1. D. Syahrial, Banda Aceh, Provinsi Aceh, Banda Aceh, bidang usaha Aneka Kerajinan
2. Evi Meiroza Herman, Pekanbaru, Provinsi Riau, bidang usaha Industri Tenun
3. Fauziah Mawardi Yahya, Ogan Ilir, PRovinsi Sumatera Selatan, bidang usaha Industri tenun
4. Caccilia Valeriana Uduk, Belu, Nusa Tenggara Timur, bidang usaha Industri Gerabah dan Makanan

B. Upakarti Jasa Pelestarian
1. Katura, Cirebon, Provinsi Jawa Barat, bidang usaha Industri Batik
2. Koperasi Jaa Menenun mandiri, intang, Provinsi Kalimantan Barat, bidang usaha Industri Tenun
3. Achmad Irawan, Batu, Provinsi Jawa Timur, bidang usaha Industri Batik
4. Farida Ekawati Pattisahusiwa, Maluku Tengah, Provinsi Maluku, bidang usaha Industri Batik dan Makanan

C. Upakarti Jasa Kepeloporan
1. Putra Dunia Baru, Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, bidang usaha Anyaman
2. PT House of Rattan, Cirebon, Jaw Barat, bidang usaha Industri Rotan
3. Mega - Rasa, Pekanbaru, Provinsi Riau, bidang usaha Industri Makanan
4. CV Matan, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, bidang usaha Industri Anyaman
5. UD Jatayu, Badung, provinsi Bali, bidang usaha Kerajinan Ukiran Kayu

D. Upakarti Jasa Kepedulian
1. Ongku P. Hasibuan, Bupati Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara
2. Triyono Budi Sasongko, Bupati Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah
3. Mohammad Idham Samawi, Bupati Bantul, Provinsi D. I. Yogyakarta
4. Muhammad Safii, Bupati Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan
5. Adi Rudianto Asapa, Bupati Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan
6. Rusdy Mastura, Walikota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
7. Eddy Santana Putra, Walikota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan

E. Upakarti Industri Kecil Menengah Modern
1. PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri
2. PD Adi Anugrah Food Industry
3. PT Laksana Tekhnik Makmur
4. US Naga Mas
5. CV Muda Kreatif

II. PENGHARGAAM RINTISAN TEKNOLOGI INDUSTRI
1. PT Hartono Istana Teknologi
2. PT Global Deorub Industry
3. PT Katama Suryabumi
4. PT LEN Industry

III. PENGHARGAAN DESAIN TERBAIK
A. Grand Award Desain Terbaik Indonesia 2009
1. PT Formcase Industries

B. Special Craftmanship Desain Terbaik
1. Kaya Tenun

C. Gold Award Deain Terbaik Indonesia Kategori Desain Produk Indutri Massal
1. PT Insera Sena Polygon, produk Zenith Urban Comuting Belt Drive
2. PT Terang Dunia Interbusa, produk Lagoon Susp 26" Sepeda Cruiser
3. Suriyana, produk Necklace Daun Perpaduan Ukiran,
4. Kate - Mas Handicraf, produk Ladies Bag Recycle Paper
5. Kaya Tenun, produk Kain Sutera Yarn Dye Motif Seno Kawung
6. Wonderful, produk Selendang
7. PT Hartono Istana Teknologi, produk Halo Halo Portable Voice Amplifier
8. PT Panasonic Manufacturing Indonesia, produk Lemari Es NR - A 191 M/D
10. PT Mitra Timur Lestari, produk Portition Sofa
11. Kain Wedana, produk Kipas lukis

D. Gold Award Desain Terbaik Indonesia Kategori Desain Produk Inovasi Riset Desain Industri
1. Herwibowo, produk Srikandi (E-3211 Bag)
2. Ilham Fahmi Arifin, produk Root Chair
3. Toni Fatoni, produk Peanut Guest Room Furniture
4. Helmi Siswanto, produk Helmi 01 Dining Set
5. PT. Datascript, produk Flexmo Alto

IV. PENGHARGAAN KREASI PRIMA MUTU
1. UD Kamasan, Provinsi Bali, Kerajinan Uang Kepeg
2. PT Aneka Banu Sakti, Provinsi Jawa Timur, produk Komponen Kendaraan Bermotor
3. CV Sispra Jaya Logam, Provinsi Riau, produk Komponen Mesin
4. Replika Produk Fiberglass, Provinsi D. I. Yogyakarta, produk kerajinan fiberglass
5. CV Surya Lestari, Provinsi Sulawesi Selatan, produk Sirup Markisa
6. PT. Arto Metal Internasional, Provinsi Jawa Timur, produk Komponen Logam dan Kompor.

(win)