Berita Utama

SBY: Yang Terpenting adalah Program Prorakyat, Bukan Isu Koalisi

Jakarta: Pemerintah akan memperhatikan dengan sangat serius masukan DPR dan memberikan penghargaan kepada mereka yang dalam kondisi krisis telah berjasa dalam penyelamatan perekonomian nasional kita. Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya mengenai Hak Angket DPR, di Istana Merdeka, Kamis (4/3) malam.

Presiden juga meminta dukungan dan doa seluruh masyarakat Indonesia untuk memajukan kehidupan bangsa. “Atas tugas dan amanah yang tidak ringan itu, kami mengharapkan selalu dukungan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia. Kami juga mengharapkan kontrol, kritik, dan masukan untuk kebaikan kita semua. Karenanya, terhadap DPR dan semua pihak yang dalam rentang kerja Panitia Angket telah berupaya mengungkap kebenaran, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih,” ujar SBY.

SBY mengimbau semua elemen masyarakat untuk menjunjung tinggi kehidupan demokrasi dan politik yang beretika dan berbudaya. “Marilah kita jaga cara-cara beradab dalam berpolitik dan berdemokrasi. Kita harus memberikan sanksi sepantasnya kepada yang jahat, serta tanpa ragu memberikan apresiasi kepada yang berprestasi,” kata Presiden SBY. “Hanya dengan terus bersikap bijak dan adil demikianlah bangsa kita mempunyai modal kuat untuk terus makin maju dan makin berjaya,” SBY menambahkan.

Presiden menegaskan, prioritas paling utama adalah menyukseskan program-program prorakyat, bukan isu lain seperti koalisi partai-partai politik yang mendukung pemerintah. “Koalisi dibangun dengan niat baik, kesepakatan dan etika. Manakala ada permasalahan terhadap kesepakatan dan etika, selalu tersedia solusi yang tepat dan terhormat. Saat ini tidak ada yang lebih penting dari upaya memastikan bahwa selaku pemilik kedaulatan, rakyat mendapatkan tempat yang utama dalam setiap keputusan, kebijakan, dan langkah tindakan yang saya ambil,” Presiden SBY menegaskan.

Di akhir pidatonya, Presiden mengimbau untuk tidak boleh menyia-nyiakan waktu paling berharga yang kita miliki untuk melanjutkan pembangunan. “Marilah kita semua memastikan bahwa ke depan kita dapat kembali berkonsentrasi pada bidang dan wilayah kerja kita masing-masing. Marilah kita lanjutkan pengabdian kita pada negeri ini, pada seluruh masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujar SBY. (yun)

 

Link Terkait: