Berita Utama

Indonesia dan Papua Nugini Jalin Kesepakatan Politik, Keamanan dan Ekonomi

Presiden SBY melakukan pertemuan bilateral dengan PM Somare di Crowne Plaza Hotel, Jumat (12/3). (foto: muchlis/presidensby.info)
Presiden SBY melakukan pertemuan bilateral dengan PM Somare di Crowne Plaza Hotel, Jumat (12/3). (foto: muchlis/presidensby.info)
Port Morsbey: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuat kesepakatan dengan Papua Nugini dalam bidang pertahanan, perbatasan, dan pertanian. Kesepakat ini dibuat dan disepakati oleh para menteri terkait dari kedua Negara. Untuk pembahasan yang pertama sejumlah isu bilateral yang menjadi agenda kerjasama kedua negara adalah dibidang politik dan keamanan.

“Kami sepakat untuk terus melanjutkan kerjasama di dalam border management yang membawa keuntungan bersama bagi kedua negara, kerjasama dibidang militer dan kerjasama di bidang kepolisian,” jelas Presiden dalam keterangan persnya usai melakukan pertemuan bilateral dengan PM Papua Nugini Michael Somare dan penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Indonesia dan Papua Nugini di Crowne Plaza Hotel, Jumat (12/3) siang waktu setempat.

Dibidang ekonomi, kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan kerjasama dibidang investasi, perdagangan, pertanian, dan transportasi, termasuk kebijakan yang menyangkut micro finance atau yang berkaitan dengan usaha kecil dan menengah. "Di bidang kesejahteraan rakyat, Indonesia dan Papua Nugini sepakat melanjutkan kerjasama di bidang pendidkan, kesehatan, pertukaran budaya, dan people to people contact . Sehingga makin kedepan makin erat hubungan kedua negara,” Presiden SBY menambahkan.

Untuk kerjasama regional dan internasional, Presiden SBY merasa sangat senang atas kerjasama yang berjalan dalam menghadapi perubahan iklim dan manajemen hutan diantara negara Forest 11 dan kerjasama Coral Triangle Inisiative.(dit)