Berita Utama
Rabu, 17 Maret 2010, 12:53:59 WIB
SBY: Bangun Gaya Hidup Pro-Keselamatan Bumi
Jakarta: Perubahan geopolitk dunia saat ini dan masa mendatang ditentukan oleh penguasaan terhadap Food, Energy, dan Water. Menghadapi tantangan global ini, diperlukan kesadaran dan tanggung jawab semua bangsa, termasuk membangun gaya hidup pro-keselamatan bumi, kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Seminar Internasional Pertahanan, di Istana Negara, Rabu (17/3) siang.Setidaknya ada tiga hal yang harus dilakukan dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut. “Pertama, menurut saya, diperlukan kesadaran baru dan tanggung jawab bersama dari semua bangsa di dunia, dari semua umat manusia, termasuk kesediaan untuk membangun gaya hidup yang pro-keselamatan bumi, pro-planet,” kata Presiden SBY.
Kedua, lanjut SBY, penguasaan dan penggunaan teknologi yang mampu mengatasi berbagai permasalahan global. Masalah global itu, antara lain, pangan (food), energi (energy), dan air (water), dan mengatasi non traditional security threat, yang membutuhkan inovasi dari seluruh masyarakat dunia.
“Sedangkan yang ketiga, diperlukan kerja sama dan kemitraan yang lebih efektif, termasuk diperlukannya semacam fallacy coordinations dan collective actions yang di jalankan bersama,” SBY menambahkan.
Pada kesmepatan ini, Presiden SBY menyampaikan sebuah pesan moral. Karena sumber-sumber konflik global berkaitan dengan penguasaan sumber-sumber pangan, energi, dan air, maka bila terjadi benturan kepentingan harus dicari solusi secara damai. Jangan terlalu cepat dan terlalu mudah menggunakan kekuatan militer. ”Kalau itu terjadi, umat manusia akan kalah dua kali, sudah mengalami kesulitan dalam mendapatkan sumber-sumber energi, pangan dan air, ditambah dengan tragedi peperangan yang menimbulkan kesengsaraan dan kesulitan bagi umat manusia,” Presiden menjelaskan.
“Marilah kita bangun peradaban dunia yang baik, yang ketika kita memecahkan masalah-masalah global tadi juga dilakukan secara beradab,” Presiden menegaskan. (arc)



