Berita Utama

Presiden Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Hasan Tiro

Presiden SBY, didampingi Menko Polhukkam (tidak tampak) dan Menhuk dan HAM, memberi keterangan pers soal wafatnya Hassan Tiro, di halaman depan Kantor Presiden, Kamis (3/6) sore. (foto; rusman/presidensby.info)
Presiden SBY, didampingi Menko Polhukkam (tidak tampak) dan Menhuk dan HAM, memberi keterangan pers soal wafatnya Hassan Tiro, di halaman depan Kantor Presiden, Kamis (3/6) sore. (foto; rusman/presidensby.info)
Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya tokoh Aceh Hasan Tiro tadi siang. Tidak lupa Presiden mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan tawakal dan tabah menghadapi ujian ini.
menyampaikan hal tersebut dalam keterangan yang pers yang diberikan di Kantor Presiden kamis (3/6) Sore, setelah menggelar sidang kabinet paripurna.

”Tadi siang saya menerima berita duka, bapak Hasan Tiro dipanggil oleh Yang Maha Kuasa di Aceh, setelah beberapa saat mengalami sakit. Oleh karena itu saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan berdoa semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Presiden SBY, di halaman depan Kantor, usai Sidang Paripurna Kabinet, Kamis (3/6) sore.

Sebelum meninggal, pemerintah Indonesia telah mengabulkan permintaan almarhum untuk menjadi WNI. Penyerahan surat kewarganegaraan untuk Hasan Tiro itu dilakukan Menko Polhukkam Djoko Suyanto atau perintah Presiden, beberapa waktu lalu, kepada pihak keluarga. ”Perlu saya sampaikan kepada saudara-saudara bahwa Bapak Hasan Tiro telah menerima kewarganegaraan, atas permintaan keluarga dan handai taulan, para pejabat yang berasal dari Aceh, untuk bisa diterima permohonannya menjadi warga negara Indonesia," Presiden SBY menjelaskan.

Dengan demikian, lanjut SBY, almarhum Hasan Tiro akan dimakamkan di Indonesia sebagai WNI. "Ini juga menandakan, sekali lagi, berakhirnya konflik yang ada di Aceh dengan cara yang bermartabat, cara damai, dengan penuh semangat untuk menjalin kembali sebagai keluarga besar bangsa Indonesia," ujar Presiden SBY. (dit)