Berita Utama
Selasa, 29 Juni 2010, 22:36:46 WIB
SBY: Pemulihan Krisis Harus Membantu Pencapaian MDGs
Ankara: Indonesia dan Turki memainkan peranan yang konstruktif dalam G20. “Kami mendorong reformasi lembaga-lembaga keuangan internasional. Kami telah sukses menganjurkan keseimbangan yang bijaksana antara konsolidasi keuangan dan mempertahankan stimulus ekonomi, sehingga pemulihan ekonomi global akan lebih tahan banting,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada bagian lain pidatonya di depan anggota Parlemen Turki, Selasa (29/6) sore waktu setempat.Dalam krisis keuangan global, beberapa negara berkembang membuktikan ketahanan mereka dan pulih lebih cepat dibandingkan negara lain. Mereka bahkan menjadi mesin pemulihan global dan Indonesia beruntung karena mencapai pertumbuhan ekonomi 4,5 persen pada tahun 2009, tertinggi ketiga di Asia setelah RRT dan India.
“Tantangan kita di sini adalah untuk memastikan bahwa G-20 akan dapat memberikan manfaat, dan terus mengupaakan cara yang adil dan inklusif,” Presiden SBY menambahkan.
Presiden memaparkan, G20 harus mampu menyebarkan kemakmuran dan demokrasi ekonomi di seluruh dunia. “Ini harus dapat mempersempit kesenjangan pembangunan antara negara-negara maju dan berkembang," SBY menegaskan.
Pemulihan krisis global juga harus dapat membantu bangsa-bangsa di dunia untuk mencapai Millenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015 dan seterusnya. "Dan mudah-mudahan itu akan memungkinkan manusia untuk mencapai situasi kemiskinan nol, pada akhir abad ke-21,” Presiden menandaskan. (dit).



